kontak futures

PT KONTAK PERKASA – Ada ECB Hari ini, Emas Dunia Bisa Menguat Lagi Gak Ya?

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 24/07/2019 – Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (24/7/19) kemarin berkat pelemahan indeks dolar. Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah pembacaan awal Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur AS versi IHS Markit untuk periode Juli berada di angka 50, dibandingkan bulan sebelumnya 50,6.

Angka indeks di bulan Juli tersebut merupakan yang terendah sejak September 2009. Data tersebut memberikan tekanan bagi bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) untuk memangkas suku bunga agar mampu mempertahankan ekspansi ekonomi Paman Sam.

Emas merupakan aset tanpa imbal hasil, sehingga semakin rendah suku bunga di AS dan secara global akan memberikan keuntungan yang lebih besar dalam memegang aset ini.
Logam mulia juga sangat terkait dengan nilai tukar dolar AS. Kala greenback melemah, harga emas akan naik karena emas adalah komoditas yang dibanderol dengan dolar AS, begitu juga sebaliknya.

Sebelum Rabu kemarin, harga emas mencatat pelemahan dalam tiga hari perdagangan berturut-turut. Penyebabnya, probabilitas The Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) pada 31 Juli (1 Agustus semakin waktu Indonesia) semakin menyusut.

Namun, para pelaku pasar kini kembali sadar jika The Fed masih berpeluang memangkas suku bunga sebanyak tiga kali masing-masing 25 bps di tahun ini yang seharusnya bisa menjaga performa emas.

Apalagi European Central Bank (ECB) akan mengumumkan kebijakan moneternya pada hari ini. Mengutip Reuters, saat ini ada peluang sebesar 40% ECB akan memangkas suku bunganya sebesar 10 basis poin (bps) pada pukul 18:45 WIB nanti.

Sekalipun hal tersebut tidak terjadi, di bulan September pasti suku bunga akan dipangkas. ECB bahkan diprediksi akan kembali menjalankan program pembelian aset (obligasi dan surat berharga) atau yang dikenal dengan quantitative easing.

Beberapa analis berpendapat ECB di bawah komando Presiden Mario Draghi akan bertindak memangkas suku bunga mendahului bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) untuk mencegah euro menguat terhadap dolar AS.

Pelonggaran moneter oleh ECB akan membuat kurs jeblok dan indeks dolar menguat, tentunya akan berdampak negatif bagi emas. Namun di sisi lain, pelonggaran moneter berarti tingkat suku bunga rendah dan akan ada banjir likuiditas dan menyebabkan inflasi, semua hal tersebut akan menguntungkan bagi emas untuk jangka panjang.

Pada pukul 13:20 WIB, emas dunia diperdagangkan di level US$ 1.424,29 per troy ounce, mengutip data investing.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s