Arsip Tag: bursa

Bursa Saham Hong Kong Rally Saat Di Buka

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 12/12/2018 – Saham Hong Kong naik lebih dari satu persen di menit pembukaan Rabu karena pembebasan dengan jaminan dari eksekutif Huawei di Kanada mendorong harapan untuk pembicaraan perdagangan China-AS.

Indeks Hang Seng naik 1,09 persen, atau 279,83 poin, di level 26.051,50.

Benchmark Shanghai Composite Index naik 0,54 persen, atau 14,02 poin, ke level 2,608.11 dan Indeks Composite Shenzhen, yang melacak saham di bursa kedua China, naik 0,36 persen, atau 4,87 poin, ke level 1,348.77.(arl)

Sumber : AFP

PT KONTAK PERKASA

Iklan

Daya Bullish Mulai Memudar

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 26/11/2018 – Minggu lalu, Emas bisa dikatakan cukup stabil di lorong harganya yang Sideways. Walaupun sebelumnya saya sempat memperkirakan adanya gerakan vertikal yang cukup positif, tetapi momen libur Thanksgiving serta beberapa rilis data Amerika Serikat ternyata cukup membantu USD untuk bisa menahan laju Bullish, terutama pada hari Jumat. Untungnya, harga Emas bisa cukup bertahan lantaran jatuhnya saham-saham AS.

Tetapi untuk saat ini, fokus pasar tetap terpaku pada rencana kenaikan suku bunga Fed ke empat tahun ini, yang kemungkinan dilakukan pada Desember mendatang. Mengenai rencana pertemuan China-AS di acara KTT G20 Summit nanti, entah kenapa para ekonom dan investor besar justru kurang optimistis. Mereka menganggap momen itu justru bisa menekan Dolar AS dan sebaliknya mendukung logam mulia.

Minggu kemarin, China telah menolak tuduhan baru AS tentang praktek perdagangan “tidak adil”, dan mendesak Washington untuk menghentikan provokasinya, terutama menjelang pertemuan kedua belah pihak di KTT G20. Para investor juga menunggu pernyataan Jerome Powell minggu ini. Akan tetapi, masalah inflasi, defisit anggaran, dan kekhawatiran tentang politik AS masih membayangi Dolar dan bisa menjadi jet pendorong bagi loncatan baru harga Emas.

Rilis data yang perlu kita perhatikan di minggu ini adalah: US CB Consumer Confidence, US GDP (second release), US New Home Sales, US Core PCE Price Index, dan FOMC Meeting Minutes. Pada akhir pekan, akan ada KTT G-20 Summit.

 

Latar Belakang Teknikal

Minggu lalu Emas bergerak horisontal dengan Opening Price di 1,222.04, dan Closing di 1,222.58. Highest terbentuk di 1,229.63, sementara Lowest ada pada kisaran 1,217.61.

Menurut data McCall versi 1.18 di chart H1, She Channel terbentuk datar dengan kecenderungan Bullish tipis, ditopang oleh Bear Sail (Layar Bearish), seolah punya daya tarik gravitasi terhadap Emas. Tampak pula posisi harga terakhir lebih dekat pada Bearish Resistance yang mengerucut dan berpusat di Highest 1,229.63, jauh dari Bullish Support yang berpusat di 1,195.09. Selain itu, posisi tersebut ada di bawah PV. Perhitungan algoritmik dan koeffisien gabungan data masa lampau menunjukkan perkiraan harga masa depan yang berbentuk parabolik di minggu ini.

XAU/USD H1

 

Sementara pada Chart D1, She Channel membentuk tendensi Bullish cukup kuat. Harga saat ini tepat di sekitar inti Channel sekaligus di PV kita, dan mendekati Bearish Resistance yang mengerucut, seolah siap untuk menembusnya ke atas. Akan tetapi, kita juga tidak bisa mengesampingkan adanya kenyataan bahwa daya dorong Bullish Emas saat inimulai melemah, sekalipun jangkauan jangka panjangnya tetap Bullish. Hal ini terlihat dari Bull Sail yang tidak terlalu jauh dari posisi harga penutupuan, tetapi justru harga malah mulai menjauh dari situ.

XUA/USD Daily

Indeks Multi MA dan gabungan 8 algoritma indikator basic yang semuanya mengacu kepada Multi Timeframe dari M5 hingga D1, menunjukkan angka +04 (Bull).

kontakperkasa futures

Perkiraan Trading Emas

Dari Pola rebound minggu lalu dan berdasarkan konsensus data fundamental minggu ini, saya memilih Sideways untuk prospek Emas di minggu ini. Setelah rebound dari dua minggu yang lalu, potensi Bullish Gold tampak mulai memudar, dan ini bisa kita saksikan dari Chart H1 maupun D1. Kemungkinan besar, gerakan ke samping Emas akan mengacu di antara S3 1,210.75 hingga R2 1,238.46, serta bisa jadi ditutup pada akhir minggu ini di antara lorong gerak She Channel.

Range seluas ini atau sekitar 270 poin bukan merupakan hal kecil. Dengan volatilitas seperti itu, trader yang jeli akan cenderung untuk menunggu adanya pemicu kuat, dan masuk pasar dengan menantikan profit dari price retracement-nya.

Selamat Sukses Selalu!

Bursa Asia dibuka semringah mengekor Wall Street

 PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI  07/06/2018 – Pasar saham Asia dibuka menguat pada perdagangan Kamis (7/6). Pelaku pasar optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi global dan harapan meredanya ketegangan perang dagang.

Mengutip Bloomberg, indeks Nikkei 225 naik 0,70% pada pukul 07.55 WIB. Lalu, indeks Kospi di Korea Selatan menanjak 0,85%, setelah ditutup karena libur kemarin. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga bergerak naik 0,54%.

KONTAK PERKASA

Bursa Asia mengekor penguatan Wall Street. Semalam, indeks S&P 500 menorehkan kenaikan empat hari berturut-turut. Nasdaq Composite bahkan mencetak rekor tertinggi hari ketiga. Bursa saham Amerika Serikat solid lantaran data ekonomi Paman Sam terus menunjukkan perbaikan. Teranyar, defisit perdagangan bulan April mengecil, karena AS membukukan rekor penjualan ekspor. Data ini semakin meyakinkan prospek pertumbuhan kuartal kedua bakal kuat.

Selain sentimen makroekonomi, pasar juga mulai terbiasa dengan ancaman proteksionisme perdagangan. Investor akan mencermati pertemuan kelompok G7 mulai Jumat ini untuk melihat perkembangan lebih lanjut soal perang dagang. Sebelumnya, Uni Eropa dan Kanada diperkirakan bakal mengancam langkah pembalasan terhadap AS, kecuali Presiden Donald Trump membatalkan penerapan tarif impor baja dan aluminium.

Pelaku pasar juga menanti pertemuan Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) pada bulan ini untuk mencari petunjuk tentang kebijakan moneter. Kepala Ekonom ECB Peter Praet, Rabu, mengkonfirmasi pertemuan minggu depan akan menjadi sangat penting untuk memutuskan kapan harus mengakhiri program pembelian obligasi.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah di pasar Asia menguat, setelah kemarin turun tajam setelah stok minyak di AS naik. (Sumber,bloomberg)

KONTAK PERKASA BALI

Bursa Asia masih terdampak tarif impor baja AS

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 13/03/2018 – Bursa Asia bergerak mixed pada hari ini. Selasa (13/3) pukul 8.21 WIB, indeks Nikkei 225 turun 0,29% ke 21.760. Hang Seng pun terkoreksi tipis 0,08% ke 31.570.

Sedangkan Taiex dan Kospi naik masing-masing 0,50% dan 0,17%. Bursa Australia melemah 0,57% ke 5.961 dan Straits Times turun 0,10%.

 

PT KONTAK PERKASA

Harga saham produsen baja di Asia masih tertekan keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal tarif impor baja dan aluminium. “Kami menilai, produk baja dari Korea Selatan, Jepang, Vietnam, Thailand, Afrika Selatan, Australia, Uni Emirat Arab, dan Argentika paling berisiko di pasar AS,” ungkap perusahaan riset energi Wood Mackenzie dalam catatan yang dikutip CNBC.

Perusahaan riset ini menambahkan, negara-negara ini kemungkinan kecil untuk dikecualikan pada tarif impor.

Berikut agenda ekonomi di hari ini:
– Kredit perumahan Australia
– Penjualan ritel Malaysia
– Produksi industri kuartal keempat Hong Kong

KONTAK PERKASA FUTURES

Go-Jek belum berniat masuk bursa dalam waktu dekat

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI  06/03/2018 – Berulang kali manajemen PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek) mengatakan niatnya akan go public. Perusahaan ini juga memastikan akan melaksanakan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Alasannya, Go-Jek ingin sahamnya dimiliki oleh masyarakat Indonesia.

Meski demikian, pengelola Go-Jek menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan aksi korporasi tersebut dengan tergesa-gesa. Sebab, Go-Jek memerlukan banyak persiapan terkait rencana IPO tersebut.

PT KONTAK PERKASA

Perusahaan aplikasi berbagai layanan ini sudah melakukan pembicaraan dengan petinggi BEI terkait rencana go public. “Jadi masalah timing. Bursa juga sangat mendukung. Kami juga mengapresiasi langkah BEI,” ungkap Andre Soelistyo, Presiden Go-Jek, Senin (5/3).

Otoritas Bursa sejatinya sudah banyak mempersiapkan berbagai hal terkait dengan listing perusahaan start up di bursa saham Indonesia. Yang menjadi kendala, menurut Andre, adalah terkait persiapan. Apalagi Go-Jek terbilang baru menjadi sebuah entitas. Pertimbangan matang sangat diperlukan, termasuk kepatuhan dalam pelaporan keuangan, dan sebagainya.

Selain itu, model bisnis juga harus dipersiapkan secara matang, sehingga saat IPO, saham Go-Jek menjadi pertimbangan para investor.

Menurut Andre, otoritas Bursa sudah mempersiapkan aturan terkait IPO perusahaan start up dengan baik. Arahnya juga sudah jelas bagi perusahaan start up. Hanya saja, sebagai perusahaan yang masih muda, banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum melepaskan saham ke publik.

Go-Jek termasuk perusahaan start up unicorn, yang memiliki valuasi di atas US$ 1 miliar. Selain Go-Jek, unicorn Indonesia adalah Tokopedia, Traveloka, dan Bukapalak.

kontak perkasa futures

PT KPF BALI

BEI resmi catatkan saham Jasa Armada Indonesia

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 22/12/2017 – Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana PT Jasa Armada Indonesia Tbk dengan kode perdagangan IPCM sebagai emiten ke-36 di sepanjang tahun 201.

“Saham IPCM akan dicatatkan pada papan pengembangan BEI sebagai emiten ke-36, nanti pada tanggal 29 Desember akan ada satu perusahaan lagi yang akan dicatatkan di BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat di Jakarta, Jumat.

Samsul Hidayat mengatakan bahwa aksi korporasi penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) telah menjadi salah satu sarana bagi perusahaan di dalam negeri untuk menggalang dana untuk melakukan perluasan bisnis.

“Untuk memaksimalkan manfaat-manfaat itu, kami berharap agar perseroan dapat menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Karena hal itu akan meningkatkan kualitas dan kinerja perusahaan,” katanya.

Dalam aksi korporasi itu, Jasa Armada Indonesia Tbk melepas sebanyak 1,215 miliar saham baru ke publik seharga Rp380 per saham. Dengan begitu, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) itu meraih dana IPO sebesar Rp461,89 miliar. Pada pencatatan perdana, saham IPCM bergerak menguat 5,26 persen atau 20 poin ke level ke Rp400 per saham.

Direktur Utama Pelindo II, Elvyn G Masassya mengatakan daya tarik anak perusahaan itu adalah captive market, yang merupakan satu-satunya penyedia kapal pandu dan tunda di wilayah kerja IPC yang merupakan sentra perputaran uang di Indonesia, termasuk pelabuhan Tanjung Priok yang menangani sekitar 65 persen ekspor impor petikemas.

“Seluruh proses IPO, kami serahkan sepenuhnya kepada Jasa Armada. Kami berharap, dengan adanya momentum IPO dapat menjadi langkah yang baru untuk terus menumbuhkembangkan perusahaan,” katanya.
PT KONTAK PERKASA FUTRES
Ia mengemukakan bahwa prospek pengembangan captive market sangat tinggi, dimana IPCmemiliki beberapa proyek yang dikategorikan sebagai proyek-proyek strategis nasional di antaranya Pelabuhan New Priok (Kalibaru), Kijing, Sorong, dan Cikarang-Bekasi Laut. IPC telah memperoleh pendanaan untuk pembangunan itu sekitar Rp23 triliun melalui pasar modal.

“Hal itu merupakan captive growth bagi Jasa Armada Indonesia,” katanya.

Ia mengharapkan setelah Jasa Armada Indonesia Tbk resmi mencatatkan sahamnya di BEI dapat diikuti anak usaha BUMN lainnya. Pencatatan saham itu menjadi kado akhir tahun bagi BUMN maupun bagi para investor.

PT KONTAK PERKASA

IHSG Jumat diprediksi bergerak terbatas

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 15/12/2017 – Analis pasar modal menilai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ini akan bergerak terbatas setelah mencatatkan rekor tertinggi baru.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa secara teknikal, pergerakan IHSG di akhir pekan (15/12) akan cenderung tertahan melihat pergerakan yang signifikan pada perdagangan kemarin (Kamis, 14/12).

“Indikator Stochastic menyentuh level jenuh beli, setelah pergerakan IHSG yang cukup optimis,” katanya.

Kemarin (14/12) IHSG BEI ditutup menguat 59,04 poin atau 0,97 persen menjadi ke level 6.113,65 yang merupakan rekor tertinggi baru di pasar modal domestik.

Ia memproyeksikan IHSG akan bergerak cenderung tertahan pada akhir pekan ini (15/12) dengan rentang kisaran 6.075-6.125 poin. Sementara itu, saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya Wijaya Karya Tbk (WIKA), Adhi Karya Tbk (ADHI), Timah tbk (TINS), dan Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Sementara itu, Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengharapkan bahwa keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate direspons positif pelaku pasar saham.

“Keputusan itu memberikan sinyal bahwa kondisi perekonomian masih cukup stabil, sehingga diharapkan menjaga pola pergerakan IHSG lebih baik,” katanya.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 13-14 Desember 2017 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate tetap sebesar 4,25 persen, dengan suku bunga Deposit Facility tetap sebesar 3,50 persen dan Lending Facility tetap sebesar 5,00 persen, berlaku efektif sejak 15 Desember 2017.

 

PT KONTAK PERKASA