Tag Archives: INDEKS SAHAM

PT KONTAK PERKASA || Emas Menguat Terkait Kekhawatiran Tiongkok Terhadap Pendakwaan Trump

PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 19/11/2019 – Emas kembali ke jalur untuk menjadi lindung nilai terhadap perang perdagangan pada hari Senin setelah pembicaraan tentang kekhawatiran Beijing atas proses pendakwaan Presiden Donald Trump yang memicu perang perdagangan AS-China.

Baik emas batangan dan emas berjangka pulih dari penurunan Jumat lalu untuk mencoba kembali ke angka $ 1.480 dan target $ 1.500 yang lebih besar sebagai mode risk-off yang berlaku di seluruh pasar. Indeks Wall Street, bagaimanapun, menetapkan di level tertinggi baru setelah pemerintahan Trump memberikan perpanjangan 90 hari untuk perusahaan AS untuk terus melakukan bisnis dengan raksasa teknologi China Huawei.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember di New York COMEX ditutup naik $ 3,40, atau 0,2%, pada level $ 1,471.90 per ons.

Spot gold, yang melacak perdagangan langsung dalam bullion, menguat $ 4,16, atau 0,3%, pada level $ 1,471.28 pada pukul 14:45 ET. (knc)

Sumber : Investing.com

kontak futures

KONTAK PERKASA FUTURES || Harga Emas Naik, Pulih dari Kerugian Setelah Keputusan Fed

PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 20/09/2019 – Harga emas naik pada hari Jumat di Asia, pulih dari kerugian yang diderita pada sesi sebelumnya setelah kesimpulan dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve AS.

Emas Berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan 0,4% lebih tinggi pada 1,512,25 per ons di divisi Comex New York Mercantile Exchange pada pukul 12:42 pagi waktu ET (04:42 GMT).

KONTAK PERKASA FUTURES || Dolar AS Keok, Harga Emas Antam Ngegas Lagi! Naik Rp 4.000

The Fed memangkas suku bunga untuk kedua kalinya tahun ini Rabu, lagi dengan seperempat basis poin. Tingkat dana federal sekarang 1,75% hingga 2%.

Dolar AS, yang biasanya bergerak ke arah yang berlawanan dengan logam kuning, sebagian besar tetap tidak berubah mengikuti langkah tersebut karena pemotongan seperti yang diperkirakan.(Arl)

Sumber : Investing.com(END)

kontak futures

kontak perkasa – Emas Sentuh Level Tertingginya Lebih Dari 6-Tahun

PT KONTAK PERKASDA FUTURES BALI 26/08/2019 – Harga emas melonjak ke lelve tertingginya yang baru dalam enam tahun pada hari Senin karena pengumuman tarif baru dalam peningkatan perang perdagangan Sino-AS membuat pasar ekuitas jatuh, dan investor bergegas untuk aset safe-haven.

Spot emas melonjak 1,2% menjadi $ 1.544 per ons pada 0141 GMT, setelah sebelumnya menyentuh $ 1.554,56 per ons, tertingginya sejak April 2013.

Emas berjangka AS naik 1,1% pada $ 1,554,90 per ons.

Pada hari Jumat, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bea tambahan 5% atas barang-barang Tiongkok yang ditargetkan $ 550 miliar, beberapa jam setelah China meluncurkan tarif pembalasan atas produk-produk AS senilai $ 75 miliar.(mrv)

Sumber: Reuters

kontak futures

PT KONTAK PERKASA – Ada ECB Hari ini, Emas Dunia Bisa Menguat Lagi Gak Ya?

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 24/07/2019 – Harga emas menguat pada perdagangan Rabu (24/7/19) kemarin berkat pelemahan indeks dolar. Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah pembacaan awal Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur AS versi IHS Markit untuk periode Juli berada di angka 50, dibandingkan bulan sebelumnya 50,6.

Angka indeks di bulan Juli tersebut merupakan yang terendah sejak September 2009. Data tersebut memberikan tekanan bagi bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) untuk memangkas suku bunga agar mampu mempertahankan ekspansi ekonomi Paman Sam.

Emas merupakan aset tanpa imbal hasil, sehingga semakin rendah suku bunga di AS dan secara global akan memberikan keuntungan yang lebih besar dalam memegang aset ini.
Logam mulia juga sangat terkait dengan nilai tukar dolar AS. Kala greenback melemah, harga emas akan naik karena emas adalah komoditas yang dibanderol dengan dolar AS, begitu juga sebaliknya.

Sebelum Rabu kemarin, harga emas mencatat pelemahan dalam tiga hari perdagangan berturut-turut. Penyebabnya, probabilitas The Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps) pada 31 Juli (1 Agustus semakin waktu Indonesia) semakin menyusut.

Namun, para pelaku pasar kini kembali sadar jika The Fed masih berpeluang memangkas suku bunga sebanyak tiga kali masing-masing 25 bps di tahun ini yang seharusnya bisa menjaga performa emas.

Apalagi European Central Bank (ECB) akan mengumumkan kebijakan moneternya pada hari ini. Mengutip Reuters, saat ini ada peluang sebesar 40% ECB akan memangkas suku bunganya sebesar 10 basis poin (bps) pada pukul 18:45 WIB nanti.

Sekalipun hal tersebut tidak terjadi, di bulan September pasti suku bunga akan dipangkas. ECB bahkan diprediksi akan kembali menjalankan program pembelian aset (obligasi dan surat berharga) atau yang dikenal dengan quantitative easing.

Beberapa analis berpendapat ECB di bawah komando Presiden Mario Draghi akan bertindak memangkas suku bunga mendahului bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) untuk mencegah euro menguat terhadap dolar AS.

Pelonggaran moneter oleh ECB akan membuat kurs jeblok dan indeks dolar menguat, tentunya akan berdampak negatif bagi emas. Namun di sisi lain, pelonggaran moneter berarti tingkat suku bunga rendah dan akan ada banjir likuiditas dan menyebabkan inflasi, semua hal tersebut akan menguntungkan bagi emas untuk jangka panjang.

Pada pukul 13:20 WIB, emas dunia diperdagangkan di level US$ 1.424,29 per troy ounce, mengutip data investing.com.

PT KONTAK PERKASA – Saham Jepang turun tetapi terbatas menjelang G20

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 25/06/2019 – Rata-rata saham Nikkei Jepang turun pada Selasa di tengah-tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran serta penguatan yen membebani eksportir, tetapi penurunan terbatasi menjelang pertemuan G20, yang dapat menentukan arah selera risiko jangka pendek.

PT KONTAK PERKASA

Nikkei mengakhiri sesi pagi turun 0,21% di 21.241,28.

Presiden AS Donald Trump dan Cina Xi Jinping diperkirakan akan membahas masalah perdagangan di sela-sela KTT G20 28-29 Juni di Jepang.

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama bagi para pemimpin sejak pembicaraan perdagangan macet di bulan Mei, yang menyebabkan kenaikan tarif AS atas impor barang-barang Tiongkok.(yds)

Sumber: Reuters

PT KONTAK PERKASA FUTURES – Tak Kunjung Sehat, Izin Usaha Bank di Denpasar Dicabut OJK

PT KONTAK PERKASA FUURES BALI 21/06/2019 –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK)mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Legian, yang beralamat di Jalan Gajah Mada No.125 – 127 Denpasar, Provinsi Bali. Pencabutan izin usaha dikeluarkan melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-103/D.03/2019 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Legian terhitung sejak 21 Juni 2019.

KONTAK PERKASA FUTURES
Pencabutan izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Legian dilakukan setelah Pemegang Saham dan pengurus BPR tidak dapat melakukan penyehatan terhadap BPR dalam jangka waktu pengawasan khusus sesuai dengan ketentuan maksimal dua bulan dari tanggal 28 Maret 2019 hingga 28 Mei 2019.

Penetapan status Bank Dalam Pengawasan Khusus (BDPK) disebabkan permasalahan pengelolaan manajemen yang tidak mengacu pada prinsip kehati-hatian dan tatakelola yang baik serta adanya intervensi negatif Pemegang Saham Pengendali (PSP) dalam kegiatan operasional bank yang mengakibatkan kinerja keuangan BPR tidak dapat memenuhi standar yang ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku yaitu rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) paling sedikit sebesar 8%.

KONTAK PERKASA FUTURES
Namun upaya penyehatan yang dilakukan BPR sampai dengan batas waktu yang ditentukan tersebut tidak dapat memperbaiki kondisi BPR untuk keluar dari status BDPK, yang harus memiliki rasio KPMM paling sedikit sebesar 8%.

Dengan pencabutan izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Legian, selanjutnya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-undang No. 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2009.

Otoritas Jasa Keuangan mengimbau kepada nasabah PT Bank Perkreditan Rakyat Legian agar tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku, ujar OJK dalam keterangan resmi, Jumat (21/6/2019).

smber : cnbcnews

pt kontak perkasa

PT KONTAK PERKASA – China dan India Angkat Harga Batu Bara

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 11/06/2019 – Peningkatan impor batu bara di sejumlah negara membuat harga komoditas ini melonjak lebih dari 2%. Selain itu, harga batu bara yang sempat jatuh ke posisi terendah dalam dua tahun terakhir membuat potensi rebound teknikal semakin tinggi.

Pada penutupan perdagangan Senin (10/6/2019), harga batu bara acuan Newcastle kontrak pengiriman Juli meroket hingga 2,3% ke posisi US$ 75,75/metrik ton.

Berdasarkan data yang dirilis oleh otoritas setempat, impor batu bara China pada Mei 2019 melesat hingga 23 year-on-year (YoY) menjadi 27,47 juta ton. Kementerian Batu Bara India juga mengumumkan impor batu bara kokas pada tahun fiskal 2018-2019 yang berakhir pada Maret 2019 naik 10,3% YoY menjadi 51,84 juta ton. Sedangkan impor batu bara thermal juga naik 13,7% ke ke posisi 183,4 juta ton pada periode yang sama.

Tentu saja kabar tersebut membuat pelaku pasar sumringah. Permintaan batu bara global ternyata masih mampu tumbuh.

PT KONTAK PERKASA

Terlebih China dan India merupakan negara yang menguasai sebagian besar permintaan batu bara impor (seborne). China mengambil porsi 22% dari total permintaan batu bara impor dunia, sementara porsi India adalah 19%.

Namun sejatinya pasar batu bara global juga masih akan menghadapi beberapa tantangan. Pertama, tentu saja perlambatan ekonomi global yang diprediksi masih akan terus berlangsung hingga tahun depan.

Pekan lalu, Bank Dunia kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2019 menjadi 2,6% dari sebelumnya 2,9%. Itu akan membuat proyeksi permintaan energi, yang sebagian besar berasal dari batu bara, berpotensi melemah.

Apalagi saat ini potensi eskalasi perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China. Kemarin Presiden AS Donald Trump menegaskan kesiapannya untuk mengenakan bea impor baru pada China bila tidak ada kesepakatan pada pertemuan negara G20 pada bulan ini di Tokyo.

Bila kedua negara ternyata tidak bisa menghasilkan kesepakatan apa pun, maka perekonomian global bisa mendapat hambatan yang lebih besar. Pasalnya pada bulan lalu, AS dikabarkan tengah mengkaji dampak tarif 25% pada produk China senilai US$ 300 miliar.

Kedua, ada potensi peningkatan produksi batu bara global. Pada tahun fiskal 2018-2019, produksi batu bara domestik India naik hingga 8,1% YoY. Sebelumnya pemerintah India juga telah memasang target peningkatan produksi batu bara sebesar 8,75% YoY untuk tahun fiskal 2019-2020.

China pun demikian. Berdasarkan keterangan dari Biro Statistik Nasional Negeri Tirai Bambu, ada kapasitas produksi batu bara tambahan sebesar 194 juta ton yang siap untuk digarap tahun ini. Asosiasi batu bara China juga telah memasang target peningkatan produksi sebesar 100 juta ton pada 2019.

Bertambahnya pasokan akan membuat keseimbangan fundamental di pasar akan terganggu dan berpotensi semakin membebani harga.