Arsip Tag: KONTAK PERKASA

Saham Hong Kong Dibuka Dengan Kerugian

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 11/12/2018 – Saham Hong Kong tergelincir pada beberapa menit pertama perdagangan pada Selasa ini, karena investor menepis arah positif dari Wall Street, ketakutan oleh kekhawatiran atas ekonomi global.

Indeks Hang Seng melemah 0,50 persen, atau 128,98 poin, ke level 25.623,40.

Benchmark Shanghai Composite Index naik tipis 0,09 persen, atau 2,43 poin, ke level 2,587.01 dan Indeks Composite Shenzhen, yang melacak saham di bursa kedua China, bertambah 0,21 persen, atau 2,75 poin, ke level 1,335.28.(arl)

Kontakperkasa futures

 

Iklan

Emas Dekati 5 Bulan Tertinggi Pada Penawaran Haven Seiring Penurunan Saham

PT KONTAK PERKASA FUTRES BALI 10/12/2018 – Emas diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam lima bulan di tengah penurunan ekuitas Asia dan Indeks berjangka saham AS pada potensi peningkatan ketegangan antara Washington dan Beijing.

Aset Haven meningkat setelah wakil menteri luar negeri China memanggil duta besar AS Terry Branstad sebagai protes atas penangkapan kepala keuangan Huawei Technologies Co., dan kekhawatiran atas ekonomi China yang melambat.

KontakPerkasa

Pedagang juga mengkaji apakah The Fed akan mengejar laju kenaikan suku bunga AS yang lebih rendah pasca data pekerjaan dan upah naik kurang dari perkiraan pada bulan November.

Harga spot emas naik 0,1% menjadi $ 1,251.09 / oz, level tertinggi sejak 11 Juli, dan berada di $1,247.76 pada pukul 7:33 pagi di London.

Logam + 2,4% pekan lalu, kenaikan mingguan terbesar sejak Maret. Indeks Bloomberg Dollar Spot -0.1%.

Logam mulia lainnya; Perak -0,4%. Platinum -0,3%. Palladium -0,5%.(yds)

pt kontak perkasa

Trump Mengatakan China Akan `Mengurangi dan Mengeluarkan’ Tarif Impor Kendaraan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 03/12/2018 – Presiden AS Donald Trump mengatakan China telah setuju untuk “mengurangi dan menghapus” tarif terhadap mobil-mobil Amerika dari 40 persen saat ini.

Dia tidak memberikan rincian lain dalam tweet-nya pada larut malam, yang muncul tak lama setelah ia dengan Presiden Xi Jinping meyetujui gencatan senjata sementara dalam perang perdagangan yang sedang berlangsung selama pertemuan KTT Kelompok 20 di Argentina. China belum membuat pengumuman serupa tentang tarif otomotif.

Kontak perkasa

Setiap langkah untuk mengurangi atau menghilangkan tarif tambahan merupakan keuntungan bagi pembuat kendaraan seperti Tesla Inc., BMW AG dan Daimler AG, yang semuanya memproduksi mobil di AS dan mengimpor ke China. Tugas tambahan telah memperlambat penjualan kendaraan impor di China, pasar mobil terbesar di dunia, yang siap untuk penurunan pertamanya dalam lebih dari dua dekade.

Trump pada minggu lalu memerintahkan peninjauan terpisah tentang tarif 40 persen China pada impor otomotif dari AS, 25 persen poin yang merupakan hasil pembalasan Tiongkok terhadap tarif Trump sendiri atas impor dari China. AS saat ini membebankan pajak 27,5 persen pada mobil impor dari China.

PT KONTAK PERKASA

China mengatakan pekan lalu bahwa tarif pada automotif AS akan menjadi 15 persen jika bukan karena sengketa perdagangan, dan menyerukan solusi yang dinegosiasikan. Pejabat China membahas kemungkinan menurunkan tarif impor mobil AS sebelum Xi bertemu Trump di Argentina, menurut seseorang yang meminta untuk tidak diidentifikasi. Besarnya dan waktu pengurangan semacam itu tidak jelas, kata orang itu.

Dari impor kendaraan senilai $ 51 miliar di China pada tahun 2017, sekitar $ 13,5 miliar berasal dari Amerika Utara, termasuk penjualan model yang dibuat di sana oleh produsen non-AS seperti BMW. China mengimpor 280.208 kendaraan, atau 10 persen dari total mobil impor, dari AS tahun lalu, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China.

Ekspor mobil dan truk ringan AS ke China senilai $ 9,5 miliar pada tahun 2017 dan telah turun secara signifikan sejak China memberlakukan tarif pembalasannya selama musim panas yang memberi keuntungan yang signifikan bagi eksportir di Eropa dan Jepang.

Sumber: Bloomberg

Saham Asia Bervariasi Ditengah Pembicaraan Dagang; Dolar Stabil

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 28/11/2018 – Saham Asia diperdagangkan bervariasi pada Rabu karena investor mengkaji komentar dari pejabat Federal Reserve serta kemungkinan terobosan dalam perselisihan perdagangan AS-China. Dolar mempertahankan kenaikan.

Saham membukukan penurunan moderat di Sydney, Seoul dan Shanghai, sedikit berubah di Tokyo dan sedikit lebih tinggi di Hong Kong. Sebelumnya, Indeks S & P 500 naik untuk hari keduanya

PT KONTAK PERKASA

Indeks Topix Jepang naik 0,2% pada 10:44 pagi di Tokyo. Indeks S & P / ASX 200 Australia tergelincir 0,1%. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,5%. S & P 500 berjangka naik 0,1%. Indeks S & P 500 naik 0,3%. Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1%.(yds)

Bloomberg

kontak perkasa futures bali

Rupiah Menguat, Harga Emas Antam Anjlok

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 27/11/2018 –  Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun drastis, yaitu Rp 8.470 menjadi Rp 604.900 per gram, dari sebelumnya Rp 613.370 per gram pada akhir pekan lalu.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini (26/11/18), penurunan tersebut menunjukkan koreksi terbesar setidaknya sejak Agustus.

Pada data yang sama, harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram melemah menjadi Rp 60,49 juta dari harga sebelumnya Rp 61,33 juta per batang.

Koreksi harga ini terkait dengan semakin kondusifnya iklim investasi di pasar keuangan domestik yang ditandai penguatan rupiah.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam.

Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Produk Gram Harga per gram 23 Nov 18 (Rp) Harga per gram 26 Nov 18 (Rp) Selisih (%)
Emas Batangan 0.5 727,000 718,100 -1.22%
Emas Batangan 1 668,000 653,000 -2.25%
Emas Batangan 2 642,500 627,500 -2.33%
Emas Batangan 3 636,000 620,333 -2.46%
Emas Batangan 5 632,400 623,800 -1.36%
Emas Batangan 10 623,500 610,500 -2.09%
Emas Batangan 25 616,980 606,200 -1.75%
Emas Batangan 50 614,580 604,700 -1.61%
Emas Batangan 100 613,370 604,900 -1.38%
Emas Batangan 250 611,806 603,348 -1.38%
Emas Batangan 500 611,200 602,750 -1.38%
Emas Batangan 1000 611,050 602,600 -1.38%
Harga beli kembali 575,000 -100.00%

Sumber: Logammulia

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam di website baru perusahaan hari ini tidak lagi ditampilkan.

Harga itu seharusnya dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%.

Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Turunnya harga emas ukuran kecil itu mengindikasikan risiko yang turut melemah sejak akhir pekan lalu.

Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik masih cukup kondusif, terutama rupiah.

Pasar spot valas menunjukkan penguatan rupiah hingga 0,17% menjadi Rp 14.510 per dolar.

Untuk surat berharga, pasar oblgasi juga menunjukkan apresiasi hari ini dengan penurunan tingkat imbal hasil (yield) 4 basis poin (bps) untuk seri acuan 10 tahun.

Pergerakan harga dan yield bertolak belakang di pasar sekunder obligasi.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat 0,11% menjadi 6.012.

Daya Bullish Mulai Memudar

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 26/11/2018 – Minggu lalu, Emas bisa dikatakan cukup stabil di lorong harganya yang Sideways. Walaupun sebelumnya saya sempat memperkirakan adanya gerakan vertikal yang cukup positif, tetapi momen libur Thanksgiving serta beberapa rilis data Amerika Serikat ternyata cukup membantu USD untuk bisa menahan laju Bullish, terutama pada hari Jumat. Untungnya, harga Emas bisa cukup bertahan lantaran jatuhnya saham-saham AS.

Tetapi untuk saat ini, fokus pasar tetap terpaku pada rencana kenaikan suku bunga Fed ke empat tahun ini, yang kemungkinan dilakukan pada Desember mendatang. Mengenai rencana pertemuan China-AS di acara KTT G20 Summit nanti, entah kenapa para ekonom dan investor besar justru kurang optimistis. Mereka menganggap momen itu justru bisa menekan Dolar AS dan sebaliknya mendukung logam mulia.

Minggu kemarin, China telah menolak tuduhan baru AS tentang praktek perdagangan “tidak adil”, dan mendesak Washington untuk menghentikan provokasinya, terutama menjelang pertemuan kedua belah pihak di KTT G20. Para investor juga menunggu pernyataan Jerome Powell minggu ini. Akan tetapi, masalah inflasi, defisit anggaran, dan kekhawatiran tentang politik AS masih membayangi Dolar dan bisa menjadi jet pendorong bagi loncatan baru harga Emas.

Rilis data yang perlu kita perhatikan di minggu ini adalah: US CB Consumer Confidence, US GDP (second release), US New Home Sales, US Core PCE Price Index, dan FOMC Meeting Minutes. Pada akhir pekan, akan ada KTT G-20 Summit.

 

Latar Belakang Teknikal

Minggu lalu Emas bergerak horisontal dengan Opening Price di 1,222.04, dan Closing di 1,222.58. Highest terbentuk di 1,229.63, sementara Lowest ada pada kisaran 1,217.61.

Menurut data McCall versi 1.18 di chart H1, She Channel terbentuk datar dengan kecenderungan Bullish tipis, ditopang oleh Bear Sail (Layar Bearish), seolah punya daya tarik gravitasi terhadap Emas. Tampak pula posisi harga terakhir lebih dekat pada Bearish Resistance yang mengerucut dan berpusat di Highest 1,229.63, jauh dari Bullish Support yang berpusat di 1,195.09. Selain itu, posisi tersebut ada di bawah PV. Perhitungan algoritmik dan koeffisien gabungan data masa lampau menunjukkan perkiraan harga masa depan yang berbentuk parabolik di minggu ini.

XAU/USD H1

 

Sementara pada Chart D1, She Channel membentuk tendensi Bullish cukup kuat. Harga saat ini tepat di sekitar inti Channel sekaligus di PV kita, dan mendekati Bearish Resistance yang mengerucut, seolah siap untuk menembusnya ke atas. Akan tetapi, kita juga tidak bisa mengesampingkan adanya kenyataan bahwa daya dorong Bullish Emas saat inimulai melemah, sekalipun jangkauan jangka panjangnya tetap Bullish. Hal ini terlihat dari Bull Sail yang tidak terlalu jauh dari posisi harga penutupuan, tetapi justru harga malah mulai menjauh dari situ.

XUA/USD Daily

Indeks Multi MA dan gabungan 8 algoritma indikator basic yang semuanya mengacu kepada Multi Timeframe dari M5 hingga D1, menunjukkan angka +04 (Bull).

kontakperkasa futures

Perkiraan Trading Emas

Dari Pola rebound minggu lalu dan berdasarkan konsensus data fundamental minggu ini, saya memilih Sideways untuk prospek Emas di minggu ini. Setelah rebound dari dua minggu yang lalu, potensi Bullish Gold tampak mulai memudar, dan ini bisa kita saksikan dari Chart H1 maupun D1. Kemungkinan besar, gerakan ke samping Emas akan mengacu di antara S3 1,210.75 hingga R2 1,238.46, serta bisa jadi ditutup pada akhir minggu ini di antara lorong gerak She Channel.

Range seluas ini atau sekitar 270 poin bukan merupakan hal kecil. Dengan volatilitas seperti itu, trader yang jeli akan cenderung untuk menunggu adanya pemicu kuat, dan masuk pasar dengan menantikan profit dari price retracement-nya.

Selamat Sukses Selalu!

CPI Jepang Stagnan, USD/JPY Melemah

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 22/11/2018 – Biro Statistik Jepang Kamis (22/November) pagi tadi melaporkan bahwa Inflasi Konsumen Inti (Core CPI)–yang tidak memperhitungkan volatilitas harga makanan segar–naik 1.0 persen sesuai ekspektasi, dalam basis year-on-year (y/y). Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, maka Core CPI Jepang untuk bulan Oktober tersebut terbilang stagnan.

 

KONTAKPERKASA

Menurut analis Takeshi Minami dari Norinchukin Research Institute, data tersebut menunjukkan bahwa akan butuh waktu lama bagi inflasi Jepang untuk mencapai target BoJ 2 persen. Oleh sebab itu, Bank of Japan (BoJ) diperkirakan belum bisa mengakhiri program stimulus mereka dalam waktu dekat.

 

USD/JPY Melemah

Data berdampak medium tersebut direspon dengan penguatan tipis oleh Yen, terbukti dengan turunnya USD/JPY sebanyak 0.05 persen ke 113.005 dalam time frame harian pada pukul 13:00 WIB. Selain itu, tekanan pada pasangan mata uang tersebut juga dipengaruhi oleh Dolar AS yang sedang melemah karena merebaknya minat risiko.

 

uj

 


 

Consumer Price Index (CPI) adalah indikator fundamental yang mengukur tingkat inflasi, dan seringkali dipakai sebagai patokan untuk menentukan suatu kebijakan ekonomi yang paling efektif di suatu negara. CPI adalah perubahan harga rata-rata di tingkat konsumen pada sejumlah jenis barang dan jasa tertentu. Di Jepang ada dua rilis yang diperhatikan, yakni Tokyo CPI dan National CPI. Masing-masing data dirilis dalam dua versi, yakni CPI inti (Core) yang tidak termasuk bahan makanan dan energi, dan CPI total. Data di atas adalah data National CPI yang didasarkan atas hasil survei dari beberapa media terkemuka Jepang.