Arsip Tag: kpf bali

Gubernur Pastika: Perda Retribusi bisa Optimalkan PAD

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 14/12/2017 –  Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengharapkan dengan telah ditetapkannya Perda Retribusi Jasa Usaha dan Perda Retribusi Perizinan Tertentu bisa mengoptimalkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD).

“Dengan penetapan kedua perda tersebut, kami harapkan agar turut juga mengoptimalkan program-program pembangunan,” kata Pastika pada Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Denpasar, Rabu.

Oleh karena itu, dia menyambut baik ditetapkannya Raperda tentang Perubahan Kedua atas Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, dan juga Raperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Provinsi Bali No 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu menjadi perda.
PT KONTAK PERKASA
“Kedua raperda ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Bali untuk senantiasa meningkatkan kinerja pemerintahan,” ujarnya dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama.

Selanjutnya, dengan disahkannya perda tersebut, Pastika berharap agar dilakukan penyesuaian terhadap struktur, besaran tarif, dan penambahan potensi baru dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dari sektor retribusi daerah.

Sesuai amanat UU serta aturan yang berlaku, maka raperda ini harus disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri untuk segera dievaluasi.

Sementara itu, dalam laporan panitia khusus yang dibacakan oleh Ketua Pansus Gede Ketut Nugrahita Pendit disampaikan dengan berlakunya Perda Prov Bali No 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, maka Perda Provinsi Bali No 6 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu sudah tidak sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan hukum saat ini, sehingga perlu diubah.

Dalam laporan tersebut juga sudah dijabarkan tentang beberapa tarif retribusi yang telah diubah.

Sementara laporan Pansus Raperda tentang Retribusi Jasa Usaha yang dibacakan oleh ketua Pansus Dewa Made Mahayadnya menjabarkan tentang beberapa perubahan nama OPD, karena harus menyesuaikan dengan nomenklatur yang tertuang dalam Perda No 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah.

Di samping itu, perubahan Perda Provinsi Bali tentang Retribusi Jasa Usaha bertujuan untuk memberikan kepastian hukum kepada perangkat daerah dalam melakukan pungutan retribusi sesuai dengan nama nomenklatur kelembagaan yang baru.

Hal penting yang menjadi perhatian pansus adalah agar segera diimplementasikan pemungutan retribusi jasa usaha dengan sistem on-line atau E-Retribusi, demi terwujudnya pelaporan secara transparan dan akuntabel.

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Iklan
pt kpf bali

Harga gas koreksi setelah sentuh rekor

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 13/10/16 – Setelah mencapai harga tertinggi tahun ini Senin (10/10) lalu, harga gas alam akhirnya terkoreksi. Mengutip Bloomberg, pada Rabu (12/10) pukul 18.32 WIB, harga gas alam untuk pengiriman November 2016 di New York Mercantile Exchange bertengger di US$ 3,19 per mmbtu, turun 1,27% dari hari sebelumnya US$ 3,23 per mmbtu.

Dalam sepekan, harga gas masih menanjak 5,10%. Wahyu Tri Wibowo, analis Central Capital Futures mengatakan, penurunan harga ini merupakan dampak aksi ambil untung. “Itu adalah hal yang wajar,” kata dia. Wahyu melihat, harga komoditas energi dalam kondisi prima, kecuali komoditas yang sifatnya risk speculative, seperti emas dan perak.

“Bahkan saat dollar AS sedang kuat, terutama terhadap poundsterling,” kata Wahyu. Dia melihat, fundamental komoditas energi memang lebih baik dari komoditas lainnya karena cenderung tidak tersengat isu global, seperti keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan kenaikan suku bunga The Fed.

Harga gas masih berpeluang naik lagi menjelang akhir tahun. Kenaikan ini dipicu oleh bertumbuhnya permintaan gas alam pada musim dingin dan wacana pemangkasan produksi minyak anggota OPEC yang dapat mengangkat harga minyak.

“Dengan naiknya harga minyak, harga gas alam juga akan terbantu naik,” ungkap Wahyu.

Wahyu melihat, di sektor energi, masalah pasokan masih menjadi salah satu pendorong kenaikan harga. Selama harga anjlok beberapa saat lalu, banyak perusahaan energi dan pertambangan yang rugi bahkan bangkrut. Beberapa terpaksa mengurangi produksi demi menekan biaya.

Ibrahim, Direktur Garuda Berjangka, memprediksi, harga gas alam akan terus koreksi hingga rilis neraca perdagangan negeri China hari ini. “Prediksinya, impor China menurun, hal ini pasti akan mempengaruhi harga gas alam,” kata Ibrahim.

Departemen Ketenagakerjaan AS pun akan merilis data klaim pengangguran Kamis ini. Klaim pengangguran AS diprediksi naik menjadi 252.000 dari pekan sebelumnya 249.000 orang.

Secara teknikal, Ibrahim melihat harga gas berpotensi menguat karena indikator stochatic sudah berada di 60% positif. Tapi indikator bollinger band dan moving average bergerak di atas bollinger bawah. Sedangkan indikator moving average convergence divergence berada di area 70% negatif.

Ibrahim memprediksi harga gas alam akan bergerak pada kisaran US$ 3,18-US$ 3,20 per mmbtu pada hari ini. Sedang dalam sepekan ke depan, ia menghitung harga gas alam akan bergerak di range pergerakan US$ 3,17-US$ 3,25 per mmbtu.