Arsip Tag: PASAR SAHAM

Dolar AS melemah tertekan sejumlah data ekonomi baru

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 20/10/2017 –  Kurs dolar AS diperdagangkan melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor terutama mencerna sejumlah data ekonomi yang baru dirilis.

Dalam pekan yang berakhir 14 Oktober, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 222.000, turun 22.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, menurut Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis (19/10), lapor Xinhua.

Ini adalah tingkat terendah untuk klaim awal pengangguran sejak 31 Maret 1973 ketika mencapai 222.000.

PT KONTAK PERKASA

Sementara itu, para investor juga terus memantau kemajuan reformasi pajak Amerika Serikat.

Senat AS minggu ini bersiap untuk menyelesaikan perombakan pajak yang diluncurkan oleh Presiden Donald Trump, tepat setelah Partai Republik, atau sering disebut GOP, kehilangan pertarungan legislatif yang besar.

Senat akan mempertimbangkan sebuah resolusi anggaran, yang merupakan langkah pertama dalam meloloskan reformasi perpajakan. Tapi GOP mungkin memiliki dukungan tipis, karena seorang anggota parlemen Republik akan berada di luar kota dan tidak dapat memilih.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,14 persen menjadi 93,235 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,1834 dolar AS dari 1,1788 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3154 dolar AS dari 1,3199 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7865 dolar AS dari 0,7844 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,62 yen Jepang, lebih rendah dari 112,93 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS juga melemah menjadi 0,9757 franc Swiss dari 0,9815 franc Swiss, dan mencapai 1,2487 dolar Kanada dari 1,2470 dolar Kanada.

PT KONTAK PERKASA

Iklan
kontakperkasa futures bali

Rupiah menguat ke Rp13.516 Kamis pagi

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 12/10/2017 – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi, bergerak menguat sebesar 14 poin menjadi Rp13.516 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.530 per dolar Amerika Serikat (AS).

“Dolar AS cenderung mengalami pelemahan terhadap mata uang dunia, termasuk rupiah menyusul belum adanya kepastian terhadap kenaikan suku bunga pada Desember,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis.

KONTAK PERKASA FUTURES

Ia mengemukakan bahwa notulen pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 19-20 September 2017 lalu menunjukkan pembuat kebijakan masih mengalami perdebatan yang berkepanjangan mengenai kenaikan suku bunga menyusul laju inflasi yang masih melambat.

“Notulensi FOMC yang bernada dovish itu menahan laju dolar AS untuk bergerak terapresiasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa sebagian pelaku pasar uang juga ragu terhadap kebijakan Presiden AS Donald Trump mengenai reformasi pajak di tengah kondisi politik di Amerika Serikat yang cenderung kurang kondusif.

Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong menambahkan bahwa sentimen dari dalam negeri yang terbilang cukup kondusif serta adanya penjagaan dari Bank Indonesia di pasar valas membuat rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS.

“Di tengah kondisi ekonomi nasional yang stabil, Bank Indonesia juga menjaga fluktuasi rupiah sesuai dengan fundamentalnya

KONTAK PERKASA FUTURES

IHSG Rabu dibuka turun 5,03 poin

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 11/10/2017 – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu dibuka melemah sebesar 5,03 poin dipicu sentimen eksternal yang cenderung negatif.

IHSG BEI dibuka melemah 5,03 poin atau 0,9 persen menjadi 5.900,72 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indek ks LQ45 bergeraturun 1,27 poin (0,13 persen) menjadi 981,78 poin.

KONTAK PERKASA FUTURES

“Sentimen dari internal terbilang positif, namun pergerakan IHSG terkendala dari sentimen ekternal yang cenderung negatif sehingga menahan lajunya,” kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Rabu.

Ia mengemukakan bahwa konflik geopolitik di semenanjung Korea masih membuat investor khawatir, apalagi muncul kabar Amerika Serikat memastikan siap militer setiap saat jika dibutuhkan menghadapi ancaman perang Korea Utara dan menghentikan program nuklir negara itu.

Ia menambahkan bahwa investor juga sedang mengantisipasi pertemuan tahunan Dewan Gubernur Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) yang di antaranya membahas upaya meningkatkan angka pertumbuhan, dan memperkecil kesenjangan ekonomi.

Selain itu, lanjut dia, IMF juga akan merilis perkiraan pembaharuan ekonomi global menjelang rapat tahunan. Sebelumnya, pada Juli lalu IMF memproyeksikan pertumbuhan global tahun 2017 sebesar 3,5 persen dan tahun 2018 sebesar 3,6 persen.

Ia mengharapkan bahwa sentimen dari internal mengenai Peraturan Presiden nomor 91 tahun 2017 tentang percepatan izin berusaha, dapat segera terlaksana sehingga kegiatan ekonomi nasional semakin berkembang.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei turun 15,61 poin (0,07 persen) ke 20.807,90, indeks Hang Seng menguat 164,24 poin (0,58 persen) ke 28.490,83, dan Straits Times melemah 2,61 poin (0,08 persen) ke posisi 3.288,95.

KONTAK PERKASA FUTURES

IHSG dibuka menguat tipis 1,39 poin

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 03/10/2017 – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Selasa dibuka menguat tipis sebesar 1,39 poin di tengah ketidakpastian sentimen eksternal.

IHSG BEI dibuka menguat 1,39 poin atau 0,02 persen menjadi 5.915,42 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,35 poin (0,04 persen) menjadi 985,16 poin.

“Dari dalam negeri sentimennya relatif positif meski terbatas, sementara eksternal masih dibayangi ketidakpastian sehingga menahan IHSG lebih tinggi,” kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Selasa.

Dari dalam negeri, ia mengemukakan bahwa angka inflasi September yang terkendali masih direspon positif pasar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada September 2017, Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,13 persen, inflasi tahun kalender (Januari-September) 2017 sebesar 2,66 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (September 2017 terhadap September 2016) sebesar 3,72 persen.

Sementara dari eksternal, lanjut dia, berkenaan dengan calon Gubernur The Federal Reserve menyusul masa jabatan Janet Yellen akan habis pada 3 Februari 2018. Tentunya, proses seleksi Gubernur The Fed akan mewarnai pergerakan bursa saham.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menambahkan bahwa inflasi September yang sebesar 0,13 persen menunjukan adanya peningkatan daya beli masyarakat, sehingga memberi harapan positif bagi IHSG.

Kendati demikian, ia mengatakan bahwa pergerakan IHSG dapat tertahan setelah mengalami kenakan pada hari sebelumnya (Senin, 2/10) yang dapat memicu aksi jual saham. Meski potensi penurunan belum terlalu besar, namun pelaku pasar diharapkan tetap waspada pembalikan arah.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 165,62 poin (0,81 persen) ke 20.565,07, indeks Hang Seng menguat 435,07 poin (1,58 persen) ke 27.989,37, dan Straits Times melemah 8,25 poin (0,25 persen) ke posisi 3.253,62.

 

PT KONTAK PERKASA

Saham-saham AS berakhir menguat

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 20/09/2017 – Saham-saham di bursa Amerika Serikat berakhir lebih tinggi, dengan Dow dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi, pada Selasa waktu setempat, ketika Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan moneter dua harinya.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 39,45 poin atau 0,18 persen menjadi ditutup pada 22.370,80 poin.

Sementara indeks S&P 500 berakhir dengan bertambah 2,78 poin atau 0,11 persen menjadi 2.506,65 poin, dan indeks komposit Nasdaq naik 6,68 poin atau 0,10 persen menjadi ditutup di 6.461,32 poin.

PT KONTAK PERKASA

Diperkirakan secara luas bahwa bank sentral Amerika Serikat tidak akan menaikkan suku bunga acuan setelah pertemuan tersebut, namun para investor yakin The Fed akan mengumumkan pengurangan secara bertahap neracanya yang mencapai 4,5 triliun dolar AS.

Para analis mengatakan, pasar juga akan mencari petunjuk apakah Fed akan menaikkan suku bunganya pada Desember. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember naik menjadi 58,3 persen pada Selasa (19/9).

Wall Street juga mengawasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), di mana Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pidato pada Selasa (19/9), mencoba untuk mengumpulkan anggota-anggota PBB guna menghadapi ancaman seperti dari Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) arau Korea Utara.

Awal bulan ini, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat memberlakukan larangan ekspor tekstil dan membatasi impor minyak mentah negara Asia itu.

Di bidang ekonomi, data rumah baru dibangun yang dimiliki secara pribadi di Amerika Serikat untuk Agustus berada di tingkat tahunan disesuaikan secara musiman sebesar 1.180.000 unit, mengalahkan konsensus pasar, Departemen Perdagangan mengatakan pada Selasa (19/9).

Angka tersebut, 0,8 persen di bawah perkiraan Juli yang direvisi sebesar 1.190.000 unit, namun 1,4 persen di atas tingkat Agustus 2016 sebanyak 1.164.000 unit menurut siaran kantor berita Xinhua.

PT KONTAK PERKASA

Bursa saham Tokyo dibuka melemah

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 08/09/2017 –  Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada Jumat, karena Bank Sentral Eropa (ECB) mengindikasikan bahwa pihaknya mungkin mulai mengurangi program stimulusnya di tengah pertumbuhan stabil di zona euro, yang membuat dolar AS melemah terhadap yen.

Xinhua melaporkan, pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 55,26 poin atau 0,28 persen dari penutupan Kamis (7/9) menjadi diperdagangkan di 19.341,26 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar saham Tokyo turun tipis 1,36 poin atau 0,09 persen menjadi diperdagangkan pada 1.596,88 poin.

Saham-saham makanan, asuransi dan real estat paling banyak mengalami penurunan pada saat pembukaan perdagangan.

KONTAK PERKASA FUTURES

IHSG menguat 1,58 poin pada awal pembukaan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 22/08/2017 – Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Selasa, dibuka menguat sebesar 1,58 poin seiring dengan pelaku pasar yang mulai merespons positif Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

IHSG naik 1,58 poin atau 0,03 persen menjadi 5.863,59 poin, sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak menguat 0,40 poin atau 0,04 persen menjadi 976,48 poin.

KONTAK PERKASA FUTURES

“Sentimen dari dalam negeri yang positif menjadi salah satu faktor penopang laju IHSG di tengah sentimen eskternal yang terbilang negatif,” kata Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta.

Ia mengemukakan, salah satu kabar positif dari dalam negeri bagi pasar yakni, pemerintah dalam RAPBN 2018 menaikkan subsidi sebesar 2,1 persen menjadi Rp172,41 triliun.

Hal lainnya, lanjut dia, defisit anggaran pada RAPBN 2018 diperkirakan sebesar 2,19 persen, lebih rendah dari pencapaian defisit anggaran tahun sebelumnya menunjukkan pemerintah sangat berhati-hati untuk mendesain agar Indonesia bisa terhindar dari krisis utang.

Ia menambahkan bahwa pada 2018, anggaran infrastruktur yang naik juga direspons positif oleh pasar. Diharapkan dapat mendorong target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen.

Dari eksternal, ia mengatakan, sentimen negatif masih membayangi terutama dari konflik di semenanjung Korea.

Bursa regional, di antaranya indeks bursa Nikkei naik 13,29 poin (0,08 persen) ke 19.408,53, indeks Hang Seng menguat 290,96 poin (1,07 persen) ke 27.445,64, dan Straits Times menguat 27,38 poin (0,82 persen) ke posisi 3.273,47.

KONTAK PERKASA FUTURES