Tag Archives: rupiah

Kontak Perkasa Futures – Pelaku Pasar Wait and See, Rupiah Minim Kejutan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 10/07/2019 – Rupiah kembali melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (10/7/19), tetapi sekali lagi Mata Uang Garuda masih gitu-gitu aja.
Rupiah masih bergerak di area konsolidasinya di kisaran Rp 14.080-14.180 sejak 21 Juni lalu, dan terus bolak balik di level tersebut. Bahkan dalam dua hari terakhir justru tertahan di bawah resisten (tahanan atas) terdekat Rp 14.152.
Belum ada sentimen baru yang bisa menggerakkan rupiah lebih jauh sejak Selasa kemarin.

Pasca rilis data tenaga kerja AS Jumat pekan lalu, pelaku pasar kini memprediksi The Fed akan memangkas suku bunga maksimal dua kali di tahun ini. Selain data tenaga kerja, inflasi juga menjadi salah satu acuan The Fed untuk menentukan kebijakan moneter, oleh karena itu pelaku pasar sangat menanti rilis data tersebut.
Kontak perkasa futures
Paparan Powell di hadapan Komite Perbankan Senat bisa jadi memperkuat spekulasi berapa kali The Fed akan memangkas suku bunga, apakah agresif sebanyak tiga kali, atau lebih sedikit yakni dua kali.

Faktor wait and see gambaran lebih jelas suku bunga The Fed tersebut membuat rupiah terus gitu-gitu aja. Pada pukul 12:10 WIB, rupiah berada di level Rp 14.137/US$, mengutip data investing.com.

Analisis Teknikal

Pelaku Pasar Wait and See, Rupiah <i>Gitu-gitu Aja</i> LagiGrafik: Rupiah (USD/IDR) Harian

Kontak perkasa futures
Melihat grafik harian, rupiah yang disimbolkan dengan USD/IDR kini berada di atas rerata pergerakan (moving average/MA) 5 hari (garis biru) dan MA20 /rerata 20 hari (garis merah), indikator ini bisa menjadi kabar buruk bagi rupiah.

Indikator rerata pergerakan konvergen dan devergen (MACD) masih di wilayah negatif, tetapi histogramnya sudah mulai masuk ke wilayah positif yang menggambarkan untuk jangka menengah tekanan terhadap dolar AS sudah mulai berkurang.

Pelaku Pasar Wait and See, Rupiah <i>Gitu-gitu Aja</i> LagiGrafik: Rupiah (USD/IDR) 1 Jam

Kontak perkasa futures

Pada time frame 1 jam, rupiah berada di atas MA 5 (rerata pergerakan 5 jam/garis biru) dan MA 20 (rerata pergerakan 20 jam/garis merah). Indikator Stochastic bergerak turun dari wilayah jenuh beli (overbought), memberikan indikasi resisten Rp 14.152 cukup kuat menahan pelemahan rupiah.

Belum ada perubahan level-level yang menjadi support (tahanan bawah) ataupun resisten. Support berada di kisaran Rp 14.115, jika mampu ditembus, rupiah berpeluang menguat pelemahan dan kembali menuju area Rp 14.082.

Kontak perkasa futures

Sementara resisten jika menembus resisten Rp 14.152 secara konsisten, Mata Uang Garuda berpotensi melemah ke level Rp 14.180.

Smber : cnbcnews

Advertisements
www.kontakp.com

PT KONTAK PERKASA – Awal Buruk Bagi Rupiah, Perlu Waspada Pekan Ini

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 17/06/2019 – Rupiah kembali melemah menghadapi dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (17/5/19), melanjutkan pelemahan sepanjang pekan lalu.

Kembali tingginya ketidakpastian kondisi pasar global memberikan tekanan bagi Mata Uang Garuda. Belum selesai dengan China, AS kini menghadapi perang dagang dengan India.

Mulai 5 Juni, AS menghapus fasilitas Generalized System of Preference (GSP) bagi India. Penerapan GSP sebelumnya membuat berbagai produk dari India senilai US$5,6 miliar dapat masuk AS tanpa dikenai bea impor.
PT KONTAK PERKASA
Dengan penghapusan GSP, produk-produk asal India akan dikenakan tarif impor. Tidak heran, Negeri Bollywood membalas dengan mengenakan bea impor yang lebih tinggi terhadap 28 produk asal Negeri Hollywood.

Selain berkobarnya perang dagang AS – India, sentimen buruk dari pasar global juga muncul dari memanasnya situasi di Timur Tengah yang dipicu terbakarnya dua kapal tanker di kawasan tersebut. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuduh Iran ada di belakang serangan kapal tanker tersebut dengan ranjau laut.

Dalam kondisi yang dipenuhi ketidakpastian, aset-aset safe havenkembali menjadi primadona, dan dolar menjadi salah satu diantaranya.

Selain itu ledakan kapal tanker terjadi di jalur distribusi minyak mentah, yang membuat harga minyak mentah naik. Kenaikan harga tersebut berdampak negatif bagi rupiah, Indonesia sebagai importir tentunya akan terbebani tingginya harga minyak mentah.

Analisis Teknikal

Grafik: Rupiah (USD/IDR) Harian
Sumber: investing.com

Melihat grafik harian, rupiah yang disimbolkan dengan USD/IDR kini berada di atas rerata pergerakan (Moving Average/MA) 5 hari (garis biru) dan MA20 /rerata 20 hari (garis merah).

Jika pada hari ini mengakhiri perdagangan di atas MA 20, maka akan jadi kabar buruk, rupiah kemungkinan akan terus tertekan di pekan ini. Penutupan perdagangan di atas MA 20 juga akan membuat indikator MACD kembali ke wilayah positif, yang berarti sentimen bullish atau penguatan dolar AS.

Grafik: Rupiah (USD/IDR) 1 Jam
Sumber: investing.com

Pada time frame 1 jam, rupiah kembali bergerak di atas MA 5 (rerata pergerakan 5 jam) dan MA 20 (rerata pergerakan 20 jam).

Ruang pelemahan rupiah masih terbuka hingga ke level Rp 14.372. Namun tidak menutup kemungkinan rupiah bisa bangkit akibat koreksi teknikal melihat Indikator Stochastic yang berada di wilayah jenuh beli (overbought) dolar dalam waktu yang cukup lama. Target kebangkitan rupiah ke area Rp 14.320.

KONTAK PERKASA FUTURES – Rupiah Masih Kuat di Kurs Tengah BI, Tapi Terpeleset di Spot

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 12/06/2019 – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih menguat di kurs tengah Bank Indonesia (BI). Namun di pasar spot, rupiah terpeleset.
KONTAK PERKASA FUTURES
Pada Rabu (12/6/2019), kurs tengah BI atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.234. Rupiah menguat 0,17% dibandingkan posisi hari sebelumnya.
Namun di pasar spot, rupiah yang awalnya menguat malah tergelincir. Kala pembukaan pasar, rupiah menguat 0,11%. Tidak sekadar menguat, rupiah bahkan menjadi yang terbaik di Asia.

Namun kemudian mata uang Tanah Air limbung. Pada pukul 10:10 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.235, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya alias stagnan.

Tidak cuma rupiah, beberapa mata uang utama Asia yang awalnya perkasa pun kini berbalik menyerah di hadapan dolar AS. Yuan China, rupee India, won Korea Selatan, ringgit Malaysia, peso Filipina, dolar Singapura, sampai dolar Taiwan seluruhnya melemah.

Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama Benua Kuning pada pukul 10:11 WIB:

Smber : cnbcnews

Rupiah Kini Terbaik Ketiga Asia, Pakai Obat Apa?

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 11/03/2019 –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)berhasil berbalik menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Dolar AS berhasil ditekan ke bawah Rp 14.300.

KONTAK PERKASA

Pada Senin (11/3/2019) pukul 12:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.285. Rupiah menguat 0,14% dibandingkan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Kala pembukaan pasar spot, rupiah sebenarnya tidak melemah. Namun tidak menguat juga karena dolar AS berada di Rp 14.305, stagnan saja.
Selepas itu, rupiah tergelincir ke zona merah. Depresiasi rupiah sempat menyentuh 0,2% dan dolar AS nyaman di kisaran Rp 14.300.

KONTAK PERKASA

Akan tetapi kemudian rupiah terus menipiskan pelemahannya. Hingga jelang tengah hari ini rupiah berhasil mentas dari zona merah, menyeberang ke zona hijau, dan dolar AS didorong ke bawah Rp 14.300.

https://datawrapper.dwcdn.net/QjZKW/1/

Rupiah yang sempat menjadi mata uang terlemah di Asia kini melompat ke jajaran elit. Apresiasi 0,14%, membawa rupiah ke posisi tiga di klasemen mata uang utama Asia. Rupiah hanya kalah dari baht Thailand dan peso Filipina.

 

Rupiah vs Yen yang Layaknya Liverpool vs Manchester City

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 26/02/2019 –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih menguat di perdagangan pasar spot hari ini. Bahkan rupiah menjadi yang terbaik di Asia.
KONTAK PERKASA FUTURES 

Pada Selasa (26/2/2019) pukul 12:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 13.985. Rupiah menguat 0,21% dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Seiring perjalanan pasar, penguatan rupiah menebal. Pada pukul 12:09 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 13.975 di mana rupiah menguat 0,29%.

Di level Asia, hanya rupiah dan yen Jepang yang masih menguat di hadapan dolar AS sementara mata uang lainnya berkubang di zona merah. Hanya ada dua kuda pacu, yang bisa saling menyalip jika kompetitornya terpeleset.
KONTAK PERKASA FUTURES 

Situasi ini mirip Liga Primer Inggris, jarak antara Liverpool dan Manchester City begitu ketat. Tidak ada ruang untuk kesalahan sekecil apapun.

Sejak pagi, yen menempati posisi puncak. Namun kemudian yen terpeleset, dan rupiah mampu menyalip. Rupiah pun resmi menjadi mata uang terbaik Asia, setidaknya untuk saat ini.

Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama Benua Kuning pada pukul 12:11 WIB

Sepertinya investor mulai move on dari ingar-bingar damai dagang AS-China. Kemarin, sentimen ini begitu kuat mendorong penguatan mata uang dan bursa saham Benua Kuning.

Kini pelaku pasar menunggu perkembangan selanjutnya, yaitu kedatangan Presiden China Xi Jinping ke resor golf Mar-a-Lago di Florida untuk memenuhi undangan Presiden AS Donald Trump. Rencananya, pertemuan ini akan menjadi finalisasi dan pengesahan dokumen kesepakatan dagang AS-China. Dengan begitu, perang dagang yang berkobar sejak awal 2018 resmi berakhir.

Namun pertemuan ini kemungkinan baru terjadi bulan depan. Sembari menunggu, pelaku pasar pun mencairkan keuntungan yang didapat dari pasar keuangan Asia. Hasilnya, mata uang Asia ramai-ramai melemah.

Rupiah masih mampu bertahan di zona hijau, kemungkinan karena topangan harga minyak. Pada pukul 12:12 WIB, harga minyak jenis brent dan light sweet terkoreksi masing-masing 0,25% dan 0,45%. Secara mingguan, harga brent dan light sweet amblas masing-masing 2,85% dan 1,39%.

Penurunan harga minyak akan membuat biaya impor komoditas ini menjadi lebih murah. Sesuatu yang tentu menguntungkan bagi negara net importir minyak seperti Indonesia.

Artinya, devisa yang ‘terbakar’ untuk impor minyak dan produk-produk turunannya juga akan lebih sedikit. Ini membuat rupiah memiliki modal yang lebih besar sehingga berpeluang untuk menguat.

www.kontakp.com

Mata Uang Asia Sudah Menguat, Rupiah Masih Ketinggalan Kereta

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 12/02/2019 –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah di kurs acuan. Dolar AS pun berhasil menembus level Rp 14.000.

Pada Selasa (12/2/2019), kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.088. Rupiah melemah 0,66% dibandingkan posisi hari sebelumnya dan menyentuh titik terlemah sejak akhir Januari.

Rupiah sudah terdepresiasi 4 hari beruntun di kurs acuan, dan selama periode tersebut pelemahannya mencapai 1,01%. Namun dibandingkan posisi awal tahun, rupiah masih menguat 2,71%.

KONTAK PERKASA FUTURES
Tidak hanya di kurs acuan, rupiah juga melemah di pasar spot. Pada pukul 10:10 WIB, US$ 1 sama dengan Rp 14.070 di mana rupiah melemah 0,25%.

Padahal mayoritas mata uang Asia mampu menguat di hadapan dolar AS. Selain rupiah, hanya rupee India, yen Jepang, dan ringgit Malaysia yang melemah.

Dengan depresiasi 0,25%, rupiah sah menjadi mata uang terlemah di Asia. Untuk urusan melemah di hadapan dolar AS, rupiah menjadi juaranya.

Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama Benua Kuning pada pukul 10:12 WIB:

https://datawrapper.dwcdn.net/wf7QA/1/

kontak perkasa futures

www.kontakp.com

Pukul 09:00 WIB: Bank Mulai Jual Dolar AS Rp 14.300

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 28/06/2018 –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini. Depresiasi rupiah semakin dalam.

Pada Kamis (28/6/2018) pukul 09:00 WIB, US$ 1 di pasar spot ditransaksikan di Rp 14.270. Rupiah melemah 0,68% dibandingkan penutupan perdagangan sebelum libur Pilkada kemarin.

Pelemahan rupiah membuat bank menaikkan harga jual dolar AS, bahkan hingga mencapai kisaran Rp 14.300. Berikut data perdagangan dolar AS hingga pukul 08:50 WIB: 

Bank Harga Beli Harga Jual
Bank Mandiri* Rp 13.952,00 Rp 14.023,00
Bank BNI Rp 14.080,00 Rp 14.390,00
Bank BRI Rp 14.130,00 Rp 14.270,00
Bank BCA Rp 14.041,00 Rp 14.341,00

PT KONTAKPERKASA