Arsip Tag: saham emas

Daya Bullish Mulai Memudar

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 26/11/2018 – Minggu lalu, Emas bisa dikatakan cukup stabil di lorong harganya yang Sideways. Walaupun sebelumnya saya sempat memperkirakan adanya gerakan vertikal yang cukup positif, tetapi momen libur Thanksgiving serta beberapa rilis data Amerika Serikat ternyata cukup membantu USD untuk bisa menahan laju Bullish, terutama pada hari Jumat. Untungnya, harga Emas bisa cukup bertahan lantaran jatuhnya saham-saham AS.

Tetapi untuk saat ini, fokus pasar tetap terpaku pada rencana kenaikan suku bunga Fed ke empat tahun ini, yang kemungkinan dilakukan pada Desember mendatang. Mengenai rencana pertemuan China-AS di acara KTT G20 Summit nanti, entah kenapa para ekonom dan investor besar justru kurang optimistis. Mereka menganggap momen itu justru bisa menekan Dolar AS dan sebaliknya mendukung logam mulia.

Minggu kemarin, China telah menolak tuduhan baru AS tentang praktek perdagangan “tidak adil”, dan mendesak Washington untuk menghentikan provokasinya, terutama menjelang pertemuan kedua belah pihak di KTT G20. Para investor juga menunggu pernyataan Jerome Powell minggu ini. Akan tetapi, masalah inflasi, defisit anggaran, dan kekhawatiran tentang politik AS masih membayangi Dolar dan bisa menjadi jet pendorong bagi loncatan baru harga Emas.

Rilis data yang perlu kita perhatikan di minggu ini adalah: US CB Consumer Confidence, US GDP (second release), US New Home Sales, US Core PCE Price Index, dan FOMC Meeting Minutes. Pada akhir pekan, akan ada KTT G-20 Summit.

 

Latar Belakang Teknikal

Minggu lalu Emas bergerak horisontal dengan Opening Price di 1,222.04, dan Closing di 1,222.58. Highest terbentuk di 1,229.63, sementara Lowest ada pada kisaran 1,217.61.

Menurut data McCall versi 1.18 di chart H1, She Channel terbentuk datar dengan kecenderungan Bullish tipis, ditopang oleh Bear Sail (Layar Bearish), seolah punya daya tarik gravitasi terhadap Emas. Tampak pula posisi harga terakhir lebih dekat pada Bearish Resistance yang mengerucut dan berpusat di Highest 1,229.63, jauh dari Bullish Support yang berpusat di 1,195.09. Selain itu, posisi tersebut ada di bawah PV. Perhitungan algoritmik dan koeffisien gabungan data masa lampau menunjukkan perkiraan harga masa depan yang berbentuk parabolik di minggu ini.

XAU/USD H1

 

Sementara pada Chart D1, She Channel membentuk tendensi Bullish cukup kuat. Harga saat ini tepat di sekitar inti Channel sekaligus di PV kita, dan mendekati Bearish Resistance yang mengerucut, seolah siap untuk menembusnya ke atas. Akan tetapi, kita juga tidak bisa mengesampingkan adanya kenyataan bahwa daya dorong Bullish Emas saat inimulai melemah, sekalipun jangkauan jangka panjangnya tetap Bullish. Hal ini terlihat dari Bull Sail yang tidak terlalu jauh dari posisi harga penutupuan, tetapi justru harga malah mulai menjauh dari situ.

XUA/USD Daily

Indeks Multi MA dan gabungan 8 algoritma indikator basic yang semuanya mengacu kepada Multi Timeframe dari M5 hingga D1, menunjukkan angka +04 (Bull).

kontakperkasa futures

Perkiraan Trading Emas

Dari Pola rebound minggu lalu dan berdasarkan konsensus data fundamental minggu ini, saya memilih Sideways untuk prospek Emas di minggu ini. Setelah rebound dari dua minggu yang lalu, potensi Bullish Gold tampak mulai memudar, dan ini bisa kita saksikan dari Chart H1 maupun D1. Kemungkinan besar, gerakan ke samping Emas akan mengacu di antara S3 1,210.75 hingga R2 1,238.46, serta bisa jadi ditutup pada akhir minggu ini di antara lorong gerak She Channel.

Range seluas ini atau sekitar 270 poin bukan merupakan hal kecil. Dengan volatilitas seperti itu, trader yang jeli akan cenderung untuk menunggu adanya pemicu kuat, dan masuk pasar dengan menantikan profit dari price retracement-nya.

Selamat Sukses Selalu!

Iklan

Harga emas Antam melesat Rp 8.000

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 07/03/2018 – Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) berbalik naik cukup signifikan pada Rabu (7/3).

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam hari ini berada di posisi Rp 650.000. Harga ini naik Rp 8.000 dari posisi pada Selasa (6/3).

KONTAK PERKASA FUTURES

Harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini bahkan naik lebih tinggi menjadi Rp 582.000 per gram. Kemarin, harga buyback emas Antam cuma Rp 573.000 per gram .

Berikut harga emas batangan milik Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan sudah termasuk pajak:
1 gram : Rp 650.000
5 gram : Rp 3.107.000
10 gram : Rp 6.164.000
25 gram : Rp 15.336.000
50 gram : Rp 30.623.000
100 gram : Rp 61.195.000
250 gram : Rp 152.863.000
500 gram : Rp 305.525.000

Emas turun tertekan antisipasi kenaikan suku bunga Fed

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 13/12/2017 – Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh ke level terendah baru dalam lima bulan pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah antisipasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bank sentral AS telah memulai sebuah pertemuan kebijakan dua hari. Pertemuan kebijakan tersebut secara luas diperkirakan akan mengumumkan kenaikan suku bunga ketiga dan terakhir tahun ini pada Rabu waktu setempat atau Kamis (14/12) waktu Indonesia.
PT KONTAK PERKASA
Pasar juga menanti panduan Federal Reserve untuk 2018.

Indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,24 persen menjadi 94,16 pada pukul 18.12 GMT.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average naik 155,01 poin atau 0,64 persen menjadi 24.541,04 poin pada pukul 18.22 GMT. Indeks S&P 500 juga maju lebih jauh ke dalam wilayah rekor tertinggi.

Dolar dan ekuitas AS biasanya bergerak berlawanan arah dengan emas, yang berarti jika greenback dan saham naik, logam “safe-haven” akan jatuh.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 11,7 sen atau 0,74 persen, menjadi menetap di 15,668 dolar AS per ounce. Platinum untuk Januari turun 17,10 dolar AS atau 1,92 persen, menjadi ditutup di 875,70 dolar AS per ounce, demikian Xinhua

PT KONTAK PERKASA

Emas berjangka terus meningkat didukung pelemahan dolar AS

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 19/07/2017 – Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berhasil membukukan kenaikan lebih lanjut pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena indeks dolar AS meneruskan tren penurunannya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik 8,2 dolar AS atau 0,66 persen, menjadi menetap di 1.241,90 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS turun 0,53 persen menjadi 94,64 pada pukul 17.24 GMT, tenggelam ke level terendah 10 bulan terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Para analis mengaitkan melemahnya dolar AS terhadap kegagalan senat AS untuk merombak Affordable Care Act atau Undang-undang Perawatan Kesehatan, yang dikenal sebagai Obamacare.

Ini telah memperkuat keraguan tentang kemampuan Presiden Donald Trump untuk bisa meloloskan seperangkat undang-undang yang telah lama ditunggu, termasuk pemotongan pajak yang dapat mengangkat dolar AS.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turun 83,25 poin atau 0,38 persen menjadi 21.546,47 pada pukul 17.34 GMT. Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas mengalami kerugian, emas berjangka biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 16,9 sen atau 1,05 persen, menjadi ditutup pada 16,268 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober tidak berubah pada 930,30 dolar AS per ounce,

KONTAK PERKASA FUTURES

kontak perkasa bali

Emas berjangka turun meski Dolar AS melemah

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 31/05/2017 –  Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Selasa (Rabu pagi WIB), terlepas dari fakta bahwa dolar AS melemah terhadap euro dan mata uang utama lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 5,7 dolar AS atau 0,45 persen, menjadi menetap di 1.265,70 dolar AS per ounce.

KONTAK PERKASA FUTURES

Indeks dolar AS turun 0,30 persen menjadi 97,29 pada pukul 17.20 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Penurunan dolar AS saat ini terjadi karena poundsterling Inggris dan euro dan berbalik naik atau “rebound” menyusul kerugian baru-baru ini yang didorong oleh ketidakpastian politik di Eropa.

Namun, melemahnya dolar AS gagal mendorong kenaikan emas berjangka pada saat banyak pihak memperkirakan Federal Reserve akan kembali menaikkan suku bunga utamanya pada Juni.

Menurut FedWatch CME Group, para pedagang sekarang meramalkan kemungkinan 88,8 persen kenaikan suku bunga AS selama pertemuan Fed pada Juni.

Suku bunga yang lebih tinggi akan mendukung dolar AS dan mengekang permintaan emas, karena logam mulia yang dihargakan dengan dolar AS dan investor asing harus membayar lebih banyak ketika menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 10,4 sen AS atau 0,60 persen menjadi ditutup pada 17,427 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 21,8 dolar AS, atau 2,26 persen, menjadi menetap di 941,1 dolar AS per ounce.

KONTAK PERKASA FUTURES

kontak perkasa futures bali

Pelemahan dolar AS dan ekuitas dorong harga emas naik

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 12/05/2017 –  Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena dolar AS mengambil istirahat sejenak dari penguatan baru-baru ini serta pasar ekuitas AS dan Eropa menurun. KONTAK PERKASA FUTURES

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 5,3 dolar AS atau 0,43 persen menjadi menetap di 1.224,20 dolar AS per ounce.

Dolar AS, yang diukur dengan Indeks Dolar AS, diperdagangkan kurang dari 0,1 persen lebih rendah pada pukul 18.25 GMT, namun diperkirakan akan mencatat kenaikan mingguan sekitar satu persen. Sementara itu, pasar ekuitas AS dan Eropa memperlihatkan kerugian yang luas.

Jeda dalam penguatan greenback, serta penurunan di pasar saham, membantu membuat emas lebih menarik bagi para investor.

Logam kuning sempat memangkas kenaikannya setelah data pada Kamis (11/5) menunjukkan harga produsen AS naik 0,5 persen pada April, yang lebih baik dari ekspektasi para ekonom.

Perak untuk pengiriman Juli bertambah 5,8 sen atau 0,36 persen menjadi ditutup pada 16,265 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 7,8 dolar AS atau 0,86 persen menjadi ditutup pada 917,7 dolar AS per ounce. Demikian laporan Xinhua.

KONTAK PERKASA FUTURES

pt kpf bali

Abe-Trump bertemu, harga emas tertekan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 13/02/2017 – Harga emas dunia mencatatkan penurunan pada transaksi perdagangan Senin (13/2). Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, pada pukul 11.23 waktu Singapura, harga emas di pasar spor terpangkas 0,3% menjadi US$ 1.229,77 per troy ounce.

Sedangkan harga kontrak emas turun 0,4% menjadi US$ 1.231 per troy ounce.

Penurunan harga emas terjadi setelah dollar AS perkasa terhadap ten. Dollar mendapatkan tenaga dari pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe yang terbilang mulus, di mana tidak ada pembahasan mengenai kebijakan mata uang.

Hari ini, indeks dollar tercatat naik 0,16% menjadi 100,960.

“Dalam pertemuan Trump-Abe, tidak ada pembahasan mengenai proteksionisme. Hal ini membuat harga emas tertekan,” jelas Jeffrey Halley, senior market analyst OANDA.

Sementara itu, seorang Juru Bicara senior pemerintah Jepang mengatakan Abe dan Trump tidak mendiskusikan masalah mata uang dan Trump tidak meminta adanya perjanjian perdagangan bilateral.

Menurut prediksi analis teknikal reuters Wang Tao, harga emas di pasar spot bisa kembali menyentuh posisi terendah pada 10 Februari di level US$ 1.221,02 per troy ounce, karena koreksi harga emas dari posisi tertingginya pada 8 Februari lalu belum usai.

KONTAK PERKASA FUTURES