Tag Archives: wallstret

pt kontak perkasa futures bali

Wall Street berakhir bervariasi di tengah komentar pejabat Fed

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 21/03/2017 –  Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Senin (Selasa pagi WIB), setelah terombang-ambing antara keuntungan dan kerugian kecil, karena investor mempertimbangkan komentar dari beberapa pejabat Federal Reserve AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 8,76 poin atau 0,04 persen menjadi ditutup pada 20.905,86 poin. Sementara indeks S&P 500 kehilangan 4,78 poin atau 0,20 persen menjadi berakhir di 2.373,47 poin, dan indeks komposit Nasdaq naik tipis 0,53 poin atau 0,01 persen menjadi 5.901,53 poin.

Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan pada Senin (20/3) bahwa ia memilih menentang kenaikan suku bunga pekan lalu karena ia ingin melihat inflasi lebih lanjut di AS, menurut CNBC. PT KONTAK PERKASA FUTURES

Sementara itu, Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan bahwa (kenaikan suku bunga) tidak apa-apa jika inflasi melampaui target The Fed ketika pasar tenaga kerja mengetat.

Presiden Fed Chicago Charles Evans mengatakan bahwa bank sentral akan menunggu sampai Juni untuk memutuskan kenaikan suku bunga berikutnya.

Para investor terus memantau pernyataan-pernyataan para pejabat The Fed untuk lebih banyak pentunjuk tentang apa yang The Fed akan lakukan selanjutnya.

Bank sentral AS pekan lalu menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya sejak krisis keuangan global 2008, karena penguatan pasar kerja dan inflasi naik menuju target The Fed.

Di luar negeri, ekuitas Eropa juga berakhir bervariasi pada Senin (20/3) setelah pertemuan para menteri keuangan G20 selama akhir pekan.

Indeks acuan DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt beringsut turun 0,35 persen, sedangkan indeks acuan FTSE-100 Inggris naik 0,07 persen.

Di Asia, pasar saham Tiongkok berfluktuasi dan berjuang untuk berakhir di wilayah positif pada Senin (20/3), dengan indeks komposit Shanghai naik 0,41 persen menjadi 3.250,81 poin. PT KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA

Wall Street berakhir bervariasi di tengah data ekonomi dan laba

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 20/03/2017 – Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah terombang-ambing antara keuntungan dan kerugian, karena investor mempertimbangkan sejumlah data ekonomi serta laporan laba perusahaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 19,93 poin atau 0,10 persen menjadi ditutup pada 20.914,62 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 mengalami penurunan 3,13 poin atau 0,13 persen menjadi ditutup pada 2.378,25 poin dan indeks komposit Nasdaq naik tipis 0,24 poin atau kurang dari 0,01 persen menjadi 5.901,00 poin.

Produksi industri AS tidak berubah pada Februari, menyusul penurunan 0,1 persen pada Januari, Federal Reserve melaporkan pada Jumat (17/3). Pada Februari, output manufaktur naik 0,5 persen merupakan peningkatan bulanan keenam berturut-turut.

“Peningkatan manufaktur Januari dan Februari menandai kinerja terbaik dua bulan dalam tiga tahun terakhir, memperkuat tanda-tanda terbaru bahwa manufaktur domestik rebound dari posisi terendah baru-baru ini, karena ekonomi global stabil dan dolar dengan cepat menghapus penguatannya,” kata Sophia Kearney-Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial, dalam sebuah catatan seperti dikutip Xinhua. PT KONTAK PERKASA

Sementara itu, angka awal sentimen konsumen untuk Maret naik menjadi 97,6 dari 96,3 pada Februari, menurut indeks sentimen konsumen Thomson Reuters/University of Michigan pada Jumat (17/3).

Dalam berita perusahaan, saham Tiffany melonjak 2,71 persen menjadi 92,42 dolar AS, setelah perusahaan membukukan hasil kuartalan lebih baik dari yang diharapkan.

Peritel perhiasan itu melaporkan hasil keuangan untuk kuartal fiskal keempat yang berakhir pada 31 Januari 2017. Penjualan bersih di seluruh dunia naik satu persen pada kuartal keempat, sementara laba bersih per saham dilusian turun dua persen pada periode yang sama.

Para investor juga terus memantau pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20, yang dimulai pada Jumat (17/3) di Baden-Baden, Jerman.

Dalam basis seminggu, semua tiga indeks utama mencatat keuntungan moderat, dengan Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0,1 persen, 0,2 persen dan 0,7 persen.

PT KONTAK PERKASA

KONTAK PERKASA

Pasar saham Australia dibuka naik ikuti Wall Street

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 16/03/2017 – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih tinggi pada Kamis, karena keuntungan di Wall Street semalam (Rabu) membantu mendorong sentimen pasar meningkat. PT KONTAK PERKASA FUTURES

Pada pukul 10.48 waktu setempat, indeks S&P/ASX200 naik 21,3 poin atau 0,37 persen menjadi 5.795,3 poin, sementara indeks All Ordinaries bertambah 21,4 poin atau 0,37 persen menjadi 5.835,1 poin.

Keuntungan awal didorong oleh sektor sumber daya, karena penguatan yang dibuatnya hampir mengimbangi kesulitan yanh dialami sektor perbankan pagi ini. PT KONTAK PERKASA FUTURES

Bank-bank melemah pagi ini, dengan Commonwealth Bank of Australia turun 0,19 persen, National Australia Bank juga turun tipis 0,21 persen, ANZ merosot 0,62 persen, sementara Westpac berkurang 0,49 persen.

Para penambang bernasib baik di awal perdagangan, dengan Rio Tinto naik 2,57 persen, BHP Billiton menguat 2,15 persen, Fortescue naik 3,21 persen, sedangkan Newcrest melonjak 2,72 persen.

Di sektor minyak dan gas, Santos melonjak 2,11 persen, Oil Search juga naik 0,88 persen, sedangkan Woodside Petroleum bertambah satu persen.

Raksasa grosir Woolworths turun 0,57 persen, sementara saingannya Wesfarmers jauh lebih baik, naik 0,48 persen.

Perusahaan bioteknologi CSL turun 0,8 persen, raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,96 persen, sedangkan Qantas menurun 0,53 persen. PT KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA

Wall Street naik setelah suku bunga ECB tak berubah

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 10/03/2017 – Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), setelah terombang-ambing antara keuntungan dan kerugian, menyusul keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah. PT KONTAK PERKASA FUTURES

Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis 2,46 poin atau 0,01 persen menjadi ditutup pada 20.858,19 poin. Sementara indeks S&P 500 bertambah 1,89 poin atau 0,08 persen menjadi berakhir di 2.364,87 poin, dan indeks komposit Nasdaq menguat 1,26 poin atau 0,02 persen menjadi 5.838,81 poin.

Suku bunga dasar zona euro, yaitu suku bunga pada operasi pembiayaan kembali (refinancing) utama, akan tetap di 0,00 persen, dengan suku bunga pinjaman marjinal dan suku bunga deposito tetap 0,25 persen dan minus 0,40 persen.
PT KONTAK PERKASA
Presiden ECB Mario Draghi mengatakan pada konferensi pers bahwa ECB terus memperkirakan suku bunga utama tetap pada tingkat saat ini atau lebih rendah untuk jangka waktu.

Selain itu, ECB menegaskan kembali mengikuti ketentuan yang diputuskan oleh Rapat Dewan Gubernur Desember lalu, yaitu melanjutkan program pembelian aset (QE) pada kecepatan bulanan saat ini 80 miliar euro (84,7 miliar dolar AS) sampai akhir bulan ini dan 60 miliar euro mulai April dan seterusnya, hingga akhir Desember 2017 atau lebih jauh jika perlu.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 4 Maret, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 243.000, meningkat 20.000 dari tingkat belum direvisi pekan sebelumnya sebesar 223.000, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Kamis (9/3).

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 236.500, meningkat 2.250 dari rata-rata belum direvisi minggu sebelumnya pada 234.250.

Dalam laporan terpisah, Departemen mengumumkan bahwa harga impor AS naik 0,2 persen pada Februari, sedangkan harga ekspor AS naik 0,3 persen. PT KONTAK PERKASA

Kebijakan Trump tidak pasti, Wall Street turun

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 08/03/2017 – Penurunan indeks saham di Wall Street berlanjut pada Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah kekhawatiran atas kemampuan Presiden AS Donald Trump untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan ekonominya. Klik disini :

Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 29,58 poin atau 0,14 persen menjadi 20.924,76 poin. Sementara indeks S&P 500 kehilangan 6,92 poin atau 0,29 persen menjadi ditutup pada 2.368,39 poin, dan indeks komposit Nasdaq berkurang 15,25 poin atau 0,26 persen menjadi 5.833,93 poin.

Partai Republik pada Senin (6/3) meluncurkan RUU kesehatan yang dikatakan akan menggantikan Obamacare, atau Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA). Langkah ini makin mendekati membuang program yang mantan Presiden Barack Obama harapkan akan menjadi warisan terbesarnya. PT KONTAK PERKASA FUTURES

Namun demikian, RUU baru disambut dengan kritik langsung dari Demokrat, menurut CNBC.

ACA telah menjadi perdebatan sengit di Amerika Serikat sejak ratifikasi pada 2010. Pemerintahan Obama mengatakan ACA memperluas cakupan kesehatan untuk jutaan lebih warga, sementara beberapa menggerutu bahwa premi kesehatan mereka telah melonjak setelah ACA itu diberlakukan.

Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan AS mengumumkan pada Selasa (7/3) bahwa defisit barang dan jasa mencapai 48,5 miliar dolar AS pada Januari, naik 4,2 miliar dolar AS dari angka direvisi 44,3 miliar dolar AS pada Desember.

Sementara itu, para investor terus mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Maret setelah pidato Ketua Federal Reserve Janet Yellen.

Yellen mengatakan pada Jumat lalu (3/3) di Eksekutif Klub Chicago bahwa kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan moneter bulan ini kemungkinan akan terjadi, jika ekonomi berkembang sejalan dengan harapan para pejabat Fed, sebut Xinhua. PT KONTAK PERKASA FUTURES

pt kontak perkasa futures bali

Wall Street berakhir bervariasi setelah risalah Fed dirilis

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 23/02/2017  – Saham-saham di Wall Street diperdagangkan dalam kisaran sempit dan berakhir bervariasi pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena para investor mencerna risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 32,60 poin atau 0,16 persen menjadi ditutup pada 20.775,60 poin. Sementara indeks S&P 500 kehilangan 2,56 poin atau 0,11 persen menjadi berakhir di 2.362,82 poin, dan indeks komposit Nasdaq merosot 5,32 poin atau 0,09 persen menjadi 5.860,63 poin.

Para pedagang terus memantau risalah pertemuan kebijakan bank sentral untuk petunjuk lebih lanjut tentang kapan dan berapa kali bank sentral akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Pejabat-pejabat Fed mengungkapkan keyakinan mereka dalam perekonomian dan mengharapkan kenaikan suku bunga berikutnya akan “segera” diputuskan, demikian risalah pertemuan kebijakan moneter terbaru Fed menunjukkan pada Rabu (22/2).

Para pejabat Fed juga menekankan ketidakpastian kebijakan pemerintahan Trump.

“FOMC mengharapkan menaikkan suku bunga segera, tetapi menunggu data sebelum memutuskan kapan tepatnya,” kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan. PT KONTAK PERKASA

Ketua Fed Janet Yellen mengatakan pekan lalu bahwa menunggu terlalu lama untuk menaikkan suku bunga bisa memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga lebih cepat, yang bisa mengambil risiko mengganggu pasar keuangan dan mendorong ekonomi ke dalam resesi.

FOMC dijadwalkan bertemu pada 15 Maret. Menurut alat FedWatch CME Group, ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Maret mencapai 17,7 persen.

Saham-saham AS memperpanjang kenaikannya pada Selasa (21/2), mencetak rekor tertinggi baru, karena investor terutama mempertimbangkan sejumlah laporan laba perusahaan.

Pasar ekuitas AS telah membukukan keuntungan tajam sejak Trump memenangi pemilihan presiden November lalu, karena investor bertaruh bahwa ia akan mengejar pemotongan pajak perusahaan besar-besaran, melakukan deregulasi dan belanja infrastruktur, demikian Xinhua.

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Saham saham Wall street berakhir bervariasi setelah laporan laba perusahaan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 09/02/2017 –  Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Rabu (Kamis pagi WIB), dengan indeks komposit Nasdaq melebihi rekor penutupan hari sebelumnya, karena investor mencerna laporan-laporan laba perusahaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 35,95 poin atau 0,18 persen menjadi 20.054,34 poin. Indeks S&P 500 naik tipis 1,59 poin atau 0,07 persen menjadi ditutup pada 2.294,67 poin, dan indeks komposit Nasdaq bertambah 8,24 poin atau 0,15 persen menjadi 5.682,45 poin.

Saham Walt Disney Company naik tipis 0,01 persen menjadi 109,01 dolar AS, setelah perusahaan menyampaikan laba kuartalan di atas perkiraan tetapi pendapatannya sedikit di bawah perkiraan.

Perusahaan hiburan itu melaporkan laba kuartalan 2,479 miliar dolar AS untuk kuartal pertama fiskal yang berakhir 31 Desember 2016, turun 14 persen dari kuartal tahun sebelumnya. Laba per saham dilusian untuk kuartal tersebut menurun 10 persen menjadi 1,55 dolar AS dari 1,73 dolar setahun lalu.

Saham Time Warner naik 0,39 persen menjadi 96,60 dolar AS, setelah raksasa perusahaan media dan hiburan itu melaporkan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

Pendapatan perseroan tumbuh 11 persen menjadi 7,9 miliar dolar AS untuk kuartal keempat 2016, namun laba per saham turun 62 persen menjadi 40 sen AS dibandingkan dengan 1,06 dolar AS untuk kuartal tahun sebelumnya.

Data terbaru dari Thomson Reuters menunjukkan bahwa laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 di kuartal keempat 2016 diperkirakan naik 8,2 persen secara tahun ke tahun, sementara pendapatannya diperkirakan meningkat 4,3 persen.

Tidak ada laporan data ekonomi penting yang diriis pada Rabu. PT KONTAK PERKASA 

KONTAK PERKASA

Wall Street berakhir turun setelah pidato Trump

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 13/01/17 – Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), dengan Nasdaq menghentikan kenaikan beruntun tujuh hari, karena investor terus mencerna pernyataan-pernyataan Presiden AS terpilih Donald Trump.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 63,28 poin atau 0,32 persen menjadi ditutup pada 19.891,00 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 kehilangan 4,88 poin atau 0,21 persen menjadi berakhir di 2.270,44 poin, dan indeks komposit Nasdaq turun 16,16 poin atau 0,29 persen menjadi 5.547,49 poin.

Para investor terus mencerna komentar-komentar Trump. Trump mengadakan konferensi pers pertamanya sejak pemilihan pada Rabu (11/1), dan para analis mengharapkan mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang perdagangan, rencana pajak dan stimulus fiskal dari pemerintahan baru. Namun, konferensi berakhir tanpa memberikan rincian tentang kebijakan tersebut.

Saham-saham kesehatan dan bioteknologi jatuh pada Kamis setelah Trump mengkritik industri farmasi. Trump mengatakan industri obat “melakukan sesuatu yang sangat buruk” dengan memberlakukan harga obat sangat mahal,” dan menyerukan “prosedur penawaran baru,” menurut Wall Street Journal.

Pasar juga menunggu dimulainya musim laporan laba emiten kuartal keempat akhir pekan ini, ketika beberapa raksasa keuangan melaporkan angka-angka mereka.

Para pedagang mengikuti secara cermat kurva dari sektor keuangan, yang telah membukukan reli tajam sejak hari pemilihan presiden AS.

Data terbaru dari Thomson Reuters menunjukkan bahwa laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 pada kuartal keempat 2016 diperkirakan naik 5,7 persen secara tahun ke tahun (YoY), sementara pendapatannya diperkirakan meningkat 4,4 persen.

Di sisi ekonomi, dalam pekan yang berakhir 7 Januari, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 247.000, meningkat 10.000 dari level direvisi minggu sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan, Kamis.

Rata-rata pergerakan 4-minggu mencapai 256.500, turun 1.750 dari rata-rata direvisi minggu sebelumnya.

Dalam laporan terpisah, Departemen mengumumkan bahwa harga impor AS naik 0,4 persen pada Desember, setelah penurunan 0,2 persen bulan sebelumnya, sementara harga ekspor naik pada Desember, meningkat 0,3 persen menyusul penurunan 0,1 persen di November.

PT KONTAK PERKASA FUTURES

KONTAK PERKASA

Mengekor Wall Street, Bursa Asia Dibuka Melemah

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 02/11/2016 – Pasar saham Asia dibuka melemah mengikuti bursa Wall Street yang tertekan karena kekhawatiran pasar akan pemilihan umum presiden AS.

Dilansir dari CNBC, Rabu 2 November 2016, indeks saham  Australia ASX 200 turun 1,01 persen, dipicu oleh subindex energi, yang turun 1,07 persen, dan subindex keuangan, yang jatuh 1,15 persen.

Nikkei 225 turun 1,13 persen, sementara Kospi Korea Selatan dibuka lebih rendah 0,64 persen.

Dinihari tadi, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,58 persen di 18.037,1, S & P 500 berakhir 0,68 persen lebih rendah pada 2.111.72, dan indeks komposit Nasdaq ditutup turun 0,69 persen menjadi 5.153,58.

Bank Sentral AS atau Federal Reserve akan menyelesaikan pertemuan dua hari yang dimulai Rabu.  Berdasarkan survei CNBC, sebanyak 100 persen dari responden menyatakan tidak mengharapkan adanya kenaikan suku bunga oleh The Fed.

Harga emas dunia diperdagangkan pada US$1.288,10 per ons. Saham CSR Australia melonjak 5,14 persen setelah melaporkan pendapatan triwulan yang naik delapan persen.

Saham Australia Santos turun 1,28 persen, Oil Search turun 1,05 persen dan Woodside Petroleum turun 1,29 persen.  Sementara Jepang Inpex tergelincir 1,88 persen, dari Korea Selatan S-Oil melemah 0,37 persen.

Di Asia, pendapatan dari perusahaan Jepang akan menjadi fokus, seperti yang terdaftar di Hong Kong saham raksasa teknologi China, Alibaba akan melaporkan laba triwulanan.

 

kontak perkasa futures cabang bali

pt kontak perkasa futures bali

Wall Street “rebound” didukung laporan laba positif

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 19/10/16 – Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi setelah berfluktuasi dalam kisaran ketat pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena para investor menyambut sejumlah laporan laba kuartalan perusahaan yang secara umum positif.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 75,54 poin atau 0,42 persen menjadi ditutup pada 18.161,94. Indeks S & P 500 bertambah 13,10 poin atau 0,62 persen menjadi berakhir di 2.139,60, dan indeks komposit Nasdaq Composite menguat 44,01 poin atau 0,85 persen menjadi 5.243,84.

Saham Goldman Sachs Group Inc melonjak 2,15 persen menjadi 172,63 dolar AS per saham setelah bank AS itu membukukan hasil kuartalan yang kuat.

Saham BlackRock Inc naik 0,56 persen menjadi 356,59 dolar AS per saham, setelah perusahaan menyampaikan laba kuartalan di atas perkiraan tetapi pendapatannya sedikit di bawah perkiraan.

KONTAK PERKASA

Sementara itu, saham Johnson & Johnson merosot 2,60 persen menjadi 115,41 dolar AS per saham meskipun raksasa obat itu melaporkan hasil kuartalan lebih baik dari perkiraan.

Data terbaru dari Thomson Reuters menunjukkan bahwa laba gabungan perusahaan-perusahaan S&P 500 pada kuartal ketiga 2016 diperkirakan naik 0,2 persen secara tahun ke tahun, sementara pendapatan mereka diperkirakan meningkat 2,5 persen.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,3 persen pada September disesuaikan secara musiman, setara dengan konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Selasa.

Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item naik 1,5 persen sebelum penyesuaian secara musiman.

“Sama seperti halnya penurunan harga energi yang membebani IHK untuk sebagian besar 2015, kenaikan harga energi mendorong IHK naik pada September,” kata Sophia Kearney-Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial, dalam sebuah catatan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI