Arsip Tag: mata uang

Melemah di Pasar Spot, Rupiah Melaju Kencang di Kurs Acuan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 02/07/2018 – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di kurs acuan bergerak menguat. Sementara di pasar spot, rupiah masih justru melemah meski agak tertolong arus modal masuk.

Pada Senin (2/7/2018), kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.331. Rupiah menguat lumayan signifikan yaitu 0,51%.

Kurs Jisdor sepertinya masih merespons rupiah saat pembukaan di pasar spot. Pagi tadi, US$ 1 kala pembukaan pasar berada di Rp 14.250. Rupiah menguat 0,52% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Namun seiring perjalanan pasar, rupiah bergerak seperti galau. Pada pukul 08:20 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.295. Rupiah masih menguat, tetapi tinggal 0,21%.

Pada pukul 08:46 WIB, rupiah bahkan berbalik melemah 0,03%. Dolar AS sudah kembali menembus kisaran Rp 14.300, tepatnya di Rp 14.330.

Lalu pada pukul 08:54 WIB, rupiah kembali menguat 0,03% dan dolar AS diperdagangkan di Rp 14.320. Terakhir pada pukul 10:07 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.345. Rupiah kali ini melemah 0,14%.

Rupiah seperti terombang-ambing di antara sentimen positif di dalam negeri dan sentimen negatif eksternal. Dari dalam negeri, sebenarnya rupiah terbantu dengan langkah Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan.

Akhir pekan lalu, BI memutuskan untuk menaikkan 7 day reverse repo rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Lebih tinggi dibandingkan konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia yang memperkirakan kenaikan 25 basis poin ke 5%.

Kebijakan ini mampu menarik arus modal asing ke pasar keuangan domestik. Pada pukul 10:10 WIB, investor asing membukukan beli bersih Rp 139,85 miliar di pasar saham.

Sementara di pasar obligasi, masuknya arus modal tercermin dari penurunan imbal hasil (yield). Pada pukul 10:11 WIB, yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun tercatat di 7,739%. Turun dibandingkan penutupan akhir pekan lalu yaitu 7,803%.

PT KONTAK PERKASA 

Iklan
www.kontakp.com

Pukul 09:00 WIB: Bank Mulai Jual Dolar AS Rp 14.300

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 28/06/2018 –  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus bergerak melemah pada perdagangan pagi hari ini. Depresiasi rupiah semakin dalam.

Pada Kamis (28/6/2018) pukul 09:00 WIB, US$ 1 di pasar spot ditransaksikan di Rp 14.270. Rupiah melemah 0,68% dibandingkan penutupan perdagangan sebelum libur Pilkada kemarin.

Pelemahan rupiah membuat bank menaikkan harga jual dolar AS, bahkan hingga mencapai kisaran Rp 14.300. Berikut data perdagangan dolar AS hingga pukul 08:50 WIB: 

Bank Harga Beli Harga Jual
Bank Mandiri* Rp 13.952,00 Rp 14.023,00
Bank BNI Rp 14.080,00 Rp 14.390,00
Bank BRI Rp 14.130,00 Rp 14.270,00
Bank BCA Rp 14.041,00 Rp 14.341,00

PT KONTAKPERKASA

Rupiah melemah ke Rp 14.043 per dollar AS di pasar spot pagi in

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 08/05/2018 – Kurs spot rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) kembali melemah di awal perdagangan Selasa (8/5). Mengutip Bloomberg pukul 09.33 WIB, rupiah melemah 0,30% ke level Rp 14.043 per dollar AS.

KONTAK PERKASA

Di samping itu, adanya agenda pidato dari Jerome Powell selaku ketua The Federal Reserves juga mengancam posisi rupiah hari ini. “Ada potensi Powell akan memberikan indikasi pertumbuhan ekonomi AS yang positif,” kata Faisyal, Selasa (8/5).

Dari dalam negeri, tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2018 yang kurang sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar membuat rupiah sulit bangkit dari keterpurukannya. Selain itu, pelaku pasar juga masih menanti rilis data cadangan devisa Indonesia yang jika kembali mengalami penurunan bisa berdampak negatif bagi pergerakan rupiah.

Faisyal memperkirakan rupiah akan mengalami tren pelemahan sepanjang perdagangan hari ini mengingat posisi mata uang garuda sudah melewati level psikologisnya. Ia memprediksi, rupiah akan berada di kisaran Rp 14.000—Rp 14.120 per dollar AS pada penutupan hari ini.

Sementara indeks dollar AS menguat tipis ke 92,76 dari penutupan kemarin pada 92,75. Penguatan dollar AS ini pun menyebabkan pelemahan pada sebagian besar mata uang Asia. Beberapa mata uang yang masih kuat menghadapi dollar AS adalah yen, peso, yuan, dan dollar Hong Kong.

Rupiah menguat dalam empat hari perdagangan

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 14/03/2018 – Rupiah melanjutkan penguatan berturut-turut di hari keempat. Rabu (14/3) pukul 10.11 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot berada di Rp 13.735 per dollar Amerika Serikat (AS).

Nilai tukar rupiah ini menguat 0,12% jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin pada Rp 13.752 per dollar AS.

 

PT KONTAK PERKASA

Sejalan, Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) pun menguat 0,13% pada hari ini ke level Rp 13.739 per dollar AS dari angka sebelumnya Rp 13.757 per dollar AS.

Pada Jisdor, penguatan rupiah terjadi dalam tiga hari perdagangan berturut-turut.

Pelaku pasar menunggu rilis data neraca perdagangan bulan Februari hari ini. Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Ahmad Mikail mengatakan, neraca perdagangan diperkirakan akan tetap defisit. Namun, tingkat defisit yang dialami lebih kecil dibandingkan bulan sebelumnya. Padahal, jika data neraca perdagangan tercatat positif, rupiah berpeluang menguat hari ini.

Di sisi lain, kurs dollar Amerika Serikat melemah terhadap sejumlah mata uang dunia lantaran data inflasi di AS untuk bulan Februari hanya naik tipis sebesar 2,2% yoy. Adapun tingkat inflasi di AS pada bulan sebelumnya sebesar 2,1% yoy. “Rendahnya inflasi di AS meredakan kekhawatiran bahwa Fed Fund Rate akan naik lebih dari empat kali,” kata Ahmad dalam riset.

Ia memperkirakan, pada perdagangan hari ini rupiah akan bergerak di rentang Rp 13.750—Rp 13.770 per dollar AS.

KONTAK PERKASA FUTURES BALI 

Rupiah spot menguat kembali ke bawah Rp 13.800 per dollar

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 09/03/2018 – Rupiah diperdagangkan menguat terhadap dollar AS di pasar spot, Jumat (9/3) pagi.

Mengutip Bloomberg, pukul 10.11 WIB, nilai tukar rupiah terapresiasi 30 poin atau setara 0,22% menjadi Rp 13.786. Mata uang Garuda bangkit setelah kemarin menembus level Rp 13.816, terburuk dalam dua tahun terakhir.

PT KONTAK PERKASA

Meski menguat, namun sepekan berjalan, rupiah masih tercatat melemah 0,21%.

Rupiah menguat walaupun dollar AS secara umum masih cukup solid. Ini terlihat dari indeks dollar yang bergerak naik. Jumat pukul 10.18 WIB, indeks dollar spot diperdagangkan naik tipis ke level 90,20 dari posisi kemarin 90,18.

Sementara, mata uang di kawasan Asia bergerak variatif terhadap greenback. Sejumlah mata uang, seperti won Korea, baht Thailand dan dolalr Filipina seirama dengan penguatan rupiah. Namun, ringgit Malaysia, yen Jepang, dollar Singapura, rupee India, hingga dollar Taiwan melemah di hadapan dollar AS.

Di pasar saham, mayoritas bursa Asia menguat pada Jumat pagi. Hanya, IHSG bergerak liar dengan kecenderungan turun. Sejatinya, pasar Asia diselimuti sentimen positif, setelah Presiden AS Donald Trump setuju bertemu dengan pimpinan Korea Utara Kim Jong Un. Apalagi, Wall Street ditutup positif setelah Trump mengecualikan Kanada dan Meksiko dari penerapan pajak impor baja dan aluminium.

Analis Monex Investindo Futures Putu Agus Prasuanmitra menyebut, rupiah memang berpeluang menguat kembali. “BI akan intervensi ke pasar apabila rupiah turun tajam,” katanya, Kamis.

Prediksi Putu, hari ini, nilai tukar rupiah akan kembali ke bawah Rp 13.800 dan bergerak antara Rp 13.750–Rp 13.830 per dollar AS. KONTAK PERKASA FUTURES

Rupiah Rabu sore menguat ke Rp13.471

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, bergerak menguat sebesar 43 poin menjadi Rp13.471 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.514 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa pergerakan dolar AS cenderung melemah terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah di tengah antisipasi pelaku pasar terhadap data ekonomi Amerika Serikat mengenai manufaktur yang akan dirilis pekan ini.

“Diperkirakan data AS itu lebih rendah dari periode sebelumnya, situasi itu membuka ruang bagi mata uang di negara berkembang untuk menguat,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa sentimen mengenai outlook untuk kenaikan suku bunga Amerika Serikat yang lebih lambat pada tahun 2018 ini juga turut menjadi salah satu faktor yang menahan pergerakan dolar AS.

PT KONTAK PERKASA FUTURES

Kendati demikian, lanjut dia, pelemahan dolar AS itu nisbi terbatas menyusul kenaikan yield obligasi Amerika Serikat. Di sisi lain, sebagian pelaku pasar juga mulai melakukan reposisi menjelang hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember 2017 lalu.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia, Rully Nova menambahkan bahwa sentimen inflasi Indonesia yang terjaga pada 2017 masih menjadi salah satu faktor positif bagi mata uang rupiah.

“Rupiah terapresiasi ditopang oleh tingkat inflasi yang terjaga,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, aliran modal masuk (capital inflow) ke dalam negeri yang masih cukup deras seiring fundamental ekonomi nasonal yang kuat turut menjadi faktor positif bagi fluktuasi rupiah.

Sementara itu, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada Rabu (3/1) mencatat nilai tukar rupiah bergerak menguat ke posisi Rp13.498 dibandingkan posisi sebelumnya Rp13.542 per dolar AS.

KONTAK PERKASA FUTURES

 

Kurs rupiah naik 34 poin

PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 23/11/2017 – Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta naik 34 poin menjadi Rp13.489 per dolar AS pada Kamis pagi.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan minimnya petunjuk baru dari pejabat The Federal Reserve mengenai kenaikan suku bunga di Amerika Serikat membuat nilai tukar dolar AS cenderung melemah terhadap mata uang lainnya.

“Pelaku pasar memanfaatkan kondisi itu untuk mengurangi bobot asetnya pada dolar AS dan menambah bobot ke aset mata uang lainnya, termasuk rupiah,” katanya.

Data ekonomi yang positif di dalam negeri menurut dia juga ikut menopang penguatan rupiah.

“Pada triwulan III-2017, investasi mampu tumbuh 7,1 persen seiring dengan persepsi risiko investasi di Indonesia yang membaik, sementara ekspor juga mampu tumbuh melampaui impor,” katanya.

Research Analyst ForexTime Lukman Otunuga mengatakan peningkatan optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia akan terus mendukung penguatan nilai tukar mata uang domestik sementara dolar AS melemah setelah Ketua The Fed Janet Yellen menyampaikan pernyataan bernada waspada, yang memperkuat ekspektasi pasar tentang peningkatan suku bunga Fed secara bertahap.

KONTAK PERKASA FUTURES